Apakah Anda menyesal membantu Jokowi? Hal itu diungkapkan Anies Baswedan

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menegaskan, dirinya tidak menyesal pernah membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di masa lalu.

Pernyataan itu dilontarkan Anies saat menjadi bintang tamu dalam podcast di kanal YouTube NOTASLIMBOY TV pada 12 Agustus 2026. Anies menjawab pertanyaan apakah dirinya merasa menyesal atau bersalah karena telah berkontribusi membantu Jokowi.

Anies mengatakan, setiap keputusan politik harus dilihat berdasarkan situasi dan informasi yang ada pada saat keputusan itu diambil. Menurutnya, keputusan di masa lalu tidak bisa dinilai hanya berdasarkan perkembangan yang terjadi bertahun-tahun kemudian.

Anies menilai kemunculan Jokowi pada Pilpres 2014 membawa harapan besar masyarakat, khususnya terkait perbaikan tata kelola pemerintahan. Harapan tersebut, menurut Anies, relatif terlihat dalam penyelenggaraan pemerintahan di awal-awal masa jabatan pertama Jokowi.

Ia mengatakan, setidaknya pada tiga tahun pertama, aspirasi reformasi tata kelola pemerintahan masih terus berjalan dan Jokowi dinilai banyak menepati janji kampanyenya.

Meski demikian, Anies mengakui ada perubahan arah setelah periode awal pemerintahan ini. Ia menyoroti sejumlah produk hukum yang menurutnya sudah tidak sejalan dengan aspirasi reformasi.

Beberapa di antaranya adalah UU Cipta Kerja, revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi, dan revisi KUHP pada periode kedua pemerintahan Jokowi. Anies juga menyinggung perubahan terkait syarat pencalonan dalam pemilu yang dilakukan melalui putusan Mahkamah Konstitusi.

Anies kemudian mengklarifikasi keterlibatannya di pemerintahan Jokowi. Ia mengatakan, masa jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan hanya bertahan sekitar satu setengah tahun. Dengan demikian, ia sudah berada di luar pemerintahan ketika sejumlah kebijakan yang belakangan menjadi sorotan disahkan.

Baca Juga: Anies Baswedan Tolak Jabatan Lain dari Jokowi: ‘Saya Tak Punya Aspirasi’

Karena itu, Anies menolak jika keterlibatannya di masa-masa awal pemerintahan Jokowi kemudian dikaitkan dengan berbagai persoalan pemerintahan yang muncul pada periode berikutnya.

Anies menegaskan, keputusan yang diambil seseorang di masa lalu didasarkan pada kondisi yang diketahui saat itu. Menurutnya, tidak mungkin seseorang mengetahui seluruh perkembangan yang akan terjadi di masa depan ketika mengambil suatu keputusan.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kasus Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru, Roy Suryo Ajukan Penentangan pada 24 September
Bersama 14 Advokat, Dua Pakar Hukum Ternama Bakal Lawan Gibran bin Jokowi di MK
5 HP Terbaru September 2026 dengan Kelas Berbeda, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?
Ke Balaikota, Pegawai Klub di Jakbar Demo Tempat Kerja Ditutup
#Republik Fabeliano, “DEWAS KPK = SAMURAI TERAKHIR!?”
Update BKAD Lebak Realisasi APBD 2026 per 18 September, Pendapatan Rp 1,9 T dan Belanja Rp 1,6 T
Penyelam BSG Temukan 2 KM Korban Virgo di Kapal Karam
Kartel Politik Kompak Usulkan Naikkan Parliamentary Threshold Jadi 5-7%: Dikaji Upaya Blokir Anies dan Gibran?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 03:51 WIB

Kasus Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru, Roy Suryo Ajukan Penentangan pada 24 September

Selasa, 22 September 2026 - 03:34 WIB

Bersama 14 Advokat, Dua Pakar Hukum Ternama Bakal Lawan Gibran bin Jokowi di MK

Selasa, 22 September 2026 - 03:17 WIB

5 HP Terbaru September 2026 dengan Kelas Berbeda, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

Selasa, 22 September 2026 - 02:51 WIB

Ke Balaikota, Pegawai Klub di Jakbar Demo Tempat Kerja Ditutup

Selasa, 22 September 2026 - 02:34 WIB

#Republik Fabeliano, “DEWAS KPK = SAMURAI TERAKHIR!?”

Berita Terbaru

Headline

Ke Balaikota, Pegawai Klub di Jakbar Demo Tempat Kerja Ditutup

Selasa, 22 Sep 2026 - 02:51 WIB

Headline

#Republik Fabeliano, “DEWAS KPK = SAMURAI TERAKHIR!?”

Selasa, 22 Sep 2026 - 02:34 WIB