Beredar video memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah berinisial CNF menceritakan aktivitasnya saat membakar lahan di Mempawah, Kalimantan Barat. Daerah ini merupakan salah satu daerah yang terkena dampak cukup parah akibat asap kebakaran hutan dan lahan.
Dalam beberapa video yang dibagikan CNF di akun media sosialnya, tampak pohon palemnya terbakar. Kemudian, bersama sejumlah masyarakat, politikus Partai Hanura itu membersihkan sisa-sisa api.
“Kita bakar, setelah itu kita tanam sawit. Nanti kita tanam jagung juga,” demikian pernyataan CNF seraya memperlihatkan sisa-sisa lahan yang terbakar lalu dibakar kembali.
Polisi Selidiki
Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, pihaknya menyikapi informasi tersebut dengan mengerahkan personel Satreskrim Inafis bersama anggota Polsek Mempawah Hilir untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu, 20 September 2026.
“Untuk memastikan fakta sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada, termasuk saksi-saksi dan keterangan lain yang diperlukan,” kata Ade kepada wartawan, Senin (21/9).
Menurut Ade Chandra, olah TKP menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi sebenarnya di lokasi terkait video tersebut.
Dia menegaskan, penyidik tidak hanya berpedoman pada potongan video yang beredar di media sosial. Polisi akan mengumpulkan fakta secara menyeluruh melalui pemeriksaan lokasi, dokumentasi, keterangan para pihak, dan bukti pendukung lainnya.
“Video yang beredar di media sosial merupakan informasi awal bagi kami. Selanjutnya kami akan cek dan usut di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.
Ade Chandra menambahkan, proses penanganan kasus ini masih berjalan.
“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tutupnya.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency













