Dolar AS Melemah, Emas Kembali Naik Didukung Sinyal Kebijakan The Fed

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas kembali mengalami penguatan setelah sebelumnya sempat terkoreksi sebesar 3,0% pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat. Kemenangan Trump membawa sejumlah dampak besar terhadap pasar global, dengan kenaikan dolar AS, peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah, dan peralihan modal ke aset berisiko yang memberikan tekanan bagi logam mulia. Meskipun demikian, pada perdagangan hari Kamis ini (8/11), tanda-tanda bullish kembali muncul, dengan harga emas (XAUUSD) diperkirakan mampu melanjutkan kenaikan.

Menurut analis dari Dupoin Indonesia, Andy Nugraha, harga emas berpotensi mencapai target tertinggi di kisaran $2.727 per ons troi. Analisis ini didasarkan pada sinyal yang terbentuk dari indikator Moving Average yang menunjukkan tren bullish, mengindikasikan bahwa momentum pembelian masih cukup kuat untuk mendorong kenaikan emas lebih lanjut. Namun, Andy Nugraha juga memperingatkan kemungkinan adanya reversal apabila harga gagal mempertahankan momentum bullish ini, dengan target penurunan terdekat di level $.2691.

Penguatan emas hari ini juga tidak terlepas dari faktor dolar AS yang sempat kehilangan tenaga akibat adanya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember. The Fed yang baru-baru ini memberikan sinyal terbuka terhadap kemungkinan penurunan suku bunga memberikan dampak positif bagi logam mulia, yang sebelumnya tertekan akibat penguatan dolar. Kebijakan The Fed ini dipandang sebagai langkah antisipatif untuk mendukung perekonomian, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan yang mungkin diterapkan oleh pemerintahan Trump.

Andy Nugraha menambahkan bahwa jika Powell, Ketua Federal Reserve, kembali membuka peluang pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, dampaknya bisa mengurangi permintaan dolar, sehingga memberikan ruang bagi emas untuk terus menguat. Menurut Nugraha, komentar Powell dalam konferensi pers mendatang akan sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar, terutama mengenai sikap The Fed dalam menghadapi kebijakan-kebijakan yang diusulkan oleh pemerintahan Trump.

Pasca pemilu, pasar keuangan Amerika Serikat mengalami perubahan signifikan. Kemenangan Trump dan mayoritas Partai Republik di Senat membuka peluang besar bagi pemerintahan baru untuk menerapkan kebijakan ekonomi yang direncanakan. Para pelaku pasar melihat ini sebagai “sapu bersih Partai Republik” yang memungkinkan Trump untuk lebih leluasa dalam mengimplementasikan kebijakan pro-inflasi, seperti stimulus fiskal dan pemotongan pajak. Hal ini tentunya akan berdampak pada ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, dan pada gilirannya dapat mendukung kenaikan harga emas.

Seiring dengan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak setelah Trump dinyatakan menang, yang memperkuat nilai dolar AS sementara waktu. Meski begitu, kebijakan-kebijakan Trump yang cenderung meningkatkan inflasi dapat mengubah arah pasar jika Federal Reserve merespons dengan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut.

Andy Nugraha juga menekankan bahwa pasar masih dalam kondisi sensitif terhadap komentar dari pejabat Federal Reserve mengenai kebijakan suku bunga. Jika Powell menyuarakan kekhawatiran terkait dampak tarif perdagangan atau menegaskan pendekatan yang bergantung pada data dalam pengambilan kebijakan, hal ini bisa memberikan lebih banyak dukungan bagi harga emas. Sebaliknya, jika dolar AS kembali menguat karena ekspektasi inflasi atau dampak kebijakan Trump, maka emas bisa menghadapi tekanan turun kembali.

Tentang Dupoin Indonesia (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru