Aliran Air PAM Tigo Dikeluhkan Warga, Wali Kota Payakumbuh Perintahkan Penanganan Cepat

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) bergerak cepat menangani keluhan masyarakat terkait aliran air yang mengecil hingga mati di sejumlah rumah pelanggan pada akhir pekan.

Zulmaeta meminta manajemen PAM Tigo tidak membiarkan persoalan pelayanan berlarut-larut dan memastikan gangguan serupa tidak kembali terjadi.

“Semua keluhan masyarakat terkait air PDAM sudah kita tindak lanjuti. Saya sudah perintahkan jajaran PAM Tigo untuk segera menindaklanjutinya dan jangan sampai kejadian seperti ini berlarut-larut maupun terulang kembali,” kata Wako Zulmaeta di Balai Kota Payakumbuh, Senin (10/08/2026).

Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh Prety Diawati mengatakan jajaran manajemen bersama tim teknik telah melakukan penanganan terhadap wilayah yang mengalami gangguan distribusi.

Ia menjelaskan penurunan debit air pada akhir pekan tidak terlepas dari meningkatnya konsumsi air masyarakat saat hari libur. Kondisi tersebut diperberat kendala material yang terjadi pada jaringan PAM Tigo.

“Air mengecil hingga tidak mengalir di rumah pelanggan pada weekend disebabkan pemakaian air meningkat saat hari libur. Ditambah kondisi weekend kemarin ada material kita yang terkendala,” ujar Prety.

Menurut Prety, petugas telah menindaklanjuti laporan yang masuk melalui kanal pengaduan resmi Perumda Air Minum Tirta Sago.

Hasil penanganan menunjukkan aliran air pada lokasi yang sebelumnya mengalami gangguan kini kembali mengalir.

“Semua keluhan masyarakat yang masuk ke Perumda Tirta Sago sudah kami tindak lanjuti. Untuk lokasi yang airnya mati, Insyaa Allah sekarang sudah menyala kembali,” katanya.

PAM Tigo juga merespons keluhan yang beredar melalui media sosial. Namun, Prety mengatakan petugas membutuhkan informasi lokasi yang jelas untuk memastikan titik gangguan dan melakukan pengecekan jaringan secara tepat.

Ia menyebutkan video keluhan yang beredar tanpa keterangan lokasi membuat petugas kesulitan mengidentifikasi kondisi jaringan pada titik yang dimaksud. Karena itu, pelanggan diminta menggunakan kanal pengaduan resmi agar laporan dapat segera diverifikasi.

“Kami tidak pasti lokasi video yang beredar di media sosial itu di mana, sehingga agak sulit mendeteksi kondisi airnya saat ini. Tetapi untuk lokasi yang airnya mati, sudah kami tindak lanjuti dan kondisi air sekarang sudah normal kembali,” ujarnya.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Sago bersama jajaran teknik, kata Prety, tetap melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi air kepada pelanggan berlangsung normal.

Respons cepat tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus mencegah gangguan serupa meluas.

Selain persoalan distribusi, Prety juga menjelaskan mekanisme pencatatan pemakaian air untuk menjawab kekhawatiran pelanggan mengenai tagihan ketika terjadi gangguan aliran.

Menurut dia, besaran tagihan pelanggan mengikuti volume air yang tercatat pada meteran, bukan berdasarkan kondisi aliran yang diperkirakan secara manual. Artinya, ketika pelanggan tidak menggunakan air karena aliran tidak tersedia, meteran tidak mencatat pemakaian.

“Tagihan air yang muncul setiap bulan berdasarkan air yang mengalir melalui meteran, artinya air yang digunakan oleh pelanggan. Kalau air tidak menyala atau tidak digunakan, berarti meterannya tidak hidup dan tagihan yang dibayarkan adalah jumlah air yang digunakan,” jelas Prety.

PAM Tigo sebelumnya juga telah memberikan edukasi kepada pelanggan melalui media sosial resminya mengenai pentingnya menampung air setiap saat.

Imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi bagi masyarakat ketika terjadi gangguan distribusi atau peningkatan konsumsi air pada waktu tertentu.

Perumda Air Minum Tirta Sago mengimbau pelanggan segera melaporkan gangguan melalui kanal resmi agar petugas dapat mengetahui lokasi, bentuk gangguan, dan kondisi jaringan secara lebih akurat.

“Kalau ada keluhan pelanggan, silakan hubungi layanan Perumda Air Minum Tirta Sago melalui DM Instagram @tirtasago atau WhatsApp 0877-6363-6400. Kami akan segera menindaklanjutinya,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Perumda Tirta Sago

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru