31 ASN Payakumbuh Kantongi Sertifikasi PBJP Level I, Perkuat Profesionalisme Pengadaan

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padang — Pemko Payakumbuh mencatat tingkat kelulusan 92 persen dalam Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level I di Aula BPSDM Provinsi Sumatera Barat, Kamis (23/07/2026).

Sebanyak 31 dari 34 aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti ujian dinyatakan kompeten, sebagai upaya memperkuat kualitas tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi mengatakan, ujian sertifikasi itu, difasilitasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat dan berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026.

Lebih lanjut dijelaskan Dafrul, sebelum mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT), para peserta terlebih dahulu memperoleh pembekalan penguatan kompetensi dari BPSDM Sumbar.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota untuk meningkatkan kualitas aparatur, khususnya dalam bidang pengadaan barang/jasa yang menjadi salah satu aspek krusial dalam tata kelola pemerintahan daerah,” kata Dafrul Pasi.

Menurut dia, pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis karena tidak hanya menuntut kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga integritas serta tanggung jawab dalam penggunaan anggaran negara.

“Pengadaan barang/jasa bukan hanya soal prosedur, tetapi juga soal integritas, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan publik,” ujarnya.

“Dengan kompetensi yang kuat, kita dapat menghindari praktik yang tidak sesuai aturan, mempercepat proses pembangunan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas,” tukuknya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur BKPSDM Kota Payakumbuh Ance Alfiando menjelaskan peserta ujian merupakan ASN yang telah menyelesaikan pelatihan PBJP Level I secara mandiri melalui skema Massive Open Online Course (MOOC) yang disediakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ia mengatakan kesempatan mengikuti sertifikasi juga diberikan kepada ASN yang pernah mengikuti pelatihan pada tahun-tahun sebelumnya, namun belum berhasil memperoleh sertifikat kompetensi.

“Langkah ini sejalan dengan upaya Kota Payakumbuh dalam mendorong setiap ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya di bidang teknis,” kata Ance.

Ia berharap capaian kelulusan 92 persen tersebut dapat memperkuat ketersediaan aparatur yang kompeten di bidang pengadaan barang dan jasa, sehingga mampu menerapkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan.

“Dengan hasil ini, kami berharap para peserta menjadi teladan dalam menerapkan prinsip-prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel sehingga Kota Payakumbuh semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki aparatur profesional dan berintegritas,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Demonstrasi Gen Z di Jerman berujung kerusuhan, sejumlah toko dijarah
Anggota Komisi V DPR Soroti Keterbatasan Anggaran Basarnas, Nilai Peralatan Evakuasi Memprihatinkan
Penanaman Modal Dalam Negeri Capai Rp 2.000 Triliun di Era Prabowo, Kadin: Fondasi Perekonomian Makin Tangguh
Update Klasemen Liga Super Pekan 8: Persija Tetap di Puncak, Dewa United dan Persib Potong Jarak Poin
Update Klasemen BRI Super League 2026/27: Perebutan Posisi Puncak Makin Sengit!
Liverpool dan Arsenal Umumkan Susunan Pemain Terkini
Video Viral Pasien Diduga Ditolak di Puskesmas Bantarujeg Majalengka, Dokter Ungkap Kronologinya dan Dinkes Cek CCTV
Cuaca Besok Senin 2 November 2026, BMKG Waspada Hujan di 19 Provinsi dan Potensi Angin Kencang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:41 WIB

Demonstrasi Gen Z di Jerman berujung kerusuhan, sejumlah toko dijarah

Senin, 2 November 2026 - 01:20 WIB

Anggota Komisi V DPR Soroti Keterbatasan Anggaran Basarnas, Nilai Peralatan Evakuasi Memprihatinkan

Senin, 2 November 2026 - 01:01 WIB

Penanaman Modal Dalam Negeri Capai Rp 2.000 Triliun di Era Prabowo, Kadin: Fondasi Perekonomian Makin Tangguh

Senin, 2 November 2026 - 00:40 WIB

Update Klasemen Liga Super Pekan 8: Persija Tetap di Puncak, Dewa United dan Persib Potong Jarak Poin

Senin, 2 November 2026 - 00:20 WIB

Update Klasemen BRI Super League 2026/27: Perebutan Posisi Puncak Makin Sengit!

Berita Terbaru