BPBD Payakumbuh pastikan kesiapan peralatan dan personel hadapi potensi bencana

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan dan logistik di gudang BPBD Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara, Jumat (10/04/2026).

“Menindaklanjuti arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, kami memastikan personel maupun peralatan BPBD harus dalam kondisi siap sehingga bisa langsung diturunkan kapan pun bencana terjadi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra.

Ia memimpin langsung pemeriksaan tersebut didampingi Kabid Logistik Hepi dan Kasi Kedaruratan Yoserizal.

Tim menelusuri satu per satu kondisi peralatan kebencanaan guna memastikan seluruhnya berfungsi optimal.

Devitra mengatakan, peralatan kebencanaan memegang peranan penting terutama saat masa tanggap darurat. Karena itu, pihaknya tidak ingin ada kendala teknis yang menghambat penanganan di lapangan.

“Kalau ada kerusakan, segera kita perbaiki. Peralatan seperti chainsaw, perahu karet, tenda pengungsian dan lainnya harus selalu dalam kondisi siap pakai,” ujarnya.

Selain memastikan kelayakan peralatan, BPBD juga menertibkan pengelolaan logistik. Devitra menginstruksikan petugas gudang untuk segera mengusulkan penghapusan terhadap barang rusak berat yang tidak bisa diperbaiki, serta logistik yang telah kedaluwarsa.

“Barang yang sudah tidak berfungsi atau rusak berat, termasuk logistik kedaluwarsa, segera diusulkan penghapusannya sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel BPBD yang terus siaga melayani masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga semangat dan keselamatan dalam bertugas.

“Bencana tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Tetap semangat dalam menjalankan tugas dan utamakan keselamatan kerja,” ujarnya.

Untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia, BPBD Kota Payakumbuh juga merancang pelatihan rutin bagi personel.

Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapsiagaan dan kondisi fisik agar tetap prima saat menghadapi situasi darurat.

Dengan langkah tersebut, BPBD berharap seluruh personel mampu memberikan respons cepat dan penanganan maksimal saat bencana terjadi di wilayah Kota Payakumbuh.

“Pada akhirnya, yang kita jaga bukan hanya peralatan, tetapi juga harapan masyarakat agar selalu ada yang sigap membantu di saat paling sulit,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

BMKG Rilis Cuaca Laut Perairan Ambon-Lease 21-23 September 2026
Jika ijazah Jokowi asli, Binsar bicara soal akibat hukumnya
Demonstrasi Anti Imigrasi di Belanda Kisruh, Polisi Bubarkan Ratusan Pengunjuk Rasa
MBG menyerap anggaran Rp 139,77 triliun per September 2026
Agus Yunanto Soroti Pendidikan Gibran: Kok Kursus Bahasa Setara dengan SMK Akuntansi?
BMKG Ungkap Penyebab Musim Hujan Jakarta Tertunda Hingga Oktober – Beritabuanaco
Gibran Dekati Anies, Selisihnya Hanya 0,5%
Youth Today 2026 Ajak Pemuda Surakarta Temukan Jati Diri

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:51 WIB

BMKG Rilis Cuaca Laut Perairan Ambon-Lease 21-23 September 2026

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Jika ijazah Jokowi asli, Binsar bicara soal akibat hukumnya

Minggu, 20 September 2026 - 15:17 WIB

Demonstrasi Anti Imigrasi di Belanda Kisruh, Polisi Bubarkan Ratusan Pengunjuk Rasa

Minggu, 20 September 2026 - 14:51 WIB

MBG menyerap anggaran Rp 139,77 triliun per September 2026

Minggu, 20 September 2026 - 14:34 WIB

Agus Yunanto Soroti Pendidikan Gibran: Kok Kursus Bahasa Setara dengan SMK Akuntansi?

Berita Terbaru

Headline

BMKG Rilis Cuaca Laut Perairan Ambon-Lease 21-23 September 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:51 WIB

Headline

Jika ijazah Jokowi asli, Binsar bicara soal akibat hukumnya

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:34 WIB

Headline

MBG menyerap anggaran Rp 139,77 triliun per September 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:51 WIB