Om Zet Ajak Siswa MTsN 2 Payakumbuh Terapkan Hidup Sehat dan Cegah Perilaku Menyimpang

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, menjadi pembina upacara bendera di MTsN 2 Payakumbuh pada Senin (21/07/2025).

Dalam amanatnya, ia menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para siswa, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan sosial saat ini.

Elzadaswarman mengapresiasi penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru yang berjumlah sekitar 300 orang.

Pria yang akrab disapa Om Zet itu berharap para murid baru dapat segera beradaptasi dan aktif berpartisipasi dalam lingkungan sekolah.

“Setelah melalui MPLS selama kurang lebih satu minggu, para siswa baru harus mampu menunjukkan semangat belajar dan tanggung jawab sebagai pelajar yang telah memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Wawako Elzadaswarman.

Dalam kesempatan itu, Om Zet juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda Payakumbuh dalam beberapa bulan terakhir.

Ia mengimbau seluruh siswa untuk tidak bermain api di kawasan yang rawan kebakaran.

“Payakumbuh sedang mengalami musim kemarau berkepanjangan selama hampir empat bulan. Banyak bukit terbakar dan kejadian kebakaran lainnya. Mari kita jaga lingkungan kita agar tidak semakin rusak,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong siswa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dimulai dari hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya.

“Masalah sampah ini sebenarnya mudah jika kita mau memulai dari diri sendiri. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk atau pakan maggot, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang. Semua ini bisa bernilai ekonomi,” jelasnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk saling mengingatkan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah.

Tak hanya itu, Elzadaswarman turut menyinggung berbagai perilaku menyimpang yang kini marak terjadi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan remaja.

Ia menilai, fenomena seperti LGBT merupakan tantangan serius yang harus diwaspadai dan dicegah sejak dini.

“Dalam situasi pancaroba seperti saat ini, banyak perilaku menyimpang muncul. Ini menjadi ancaman untuk kita semua. Mari kita jaga diri dan lingkungan agar tetap berpikir serta berperilaku positif,” katanya.

Ia berharap kepada seluruh siswa MTsN 2 Payakumbuh, yang kini memiliki sekitar 1.000 peserta didik, untuk menjadi generasi hebat dan calon pemimpin masa depan.

“Di sinilah tempat lahirnya orang-orang hebat. Mari kita bentengi diri dengan kebiasaan yang baik, belajar dengan tekun, rajin beribadah. Insya Allah semua itu akan membawa perubahan terbaik bagi masa depan kalian,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Payakumbuh Asafil Kudri, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wakil Wali Kota Payakumbuh dalam kegiatan upacara bendera tersebut.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi motivasi besar bagi para siswa untuk terus meningkatkan disiplin dan semangat belajar.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Wali Kota. Amanat yang beliau sampaikan menjadi pesan moral yang sangat penting bagi siswa kami, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kebersihan, tanggung jawab sosial, dan akhlak mulia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa MTsN 2 Payakumbuh terus berkomitmen membina siswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Kami ingin MTsN 2 menjadi madrasah yang tidak hanya mencetak siswa cerdas, tapi juga berakhlak dan peduli terhadap lingkungan serta sesama. Kehadiran beliau tadi sejalan dengan semangat itu,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Wakil Wali Kota

Berita Terkait

Kementerian Haji Dompu Temukan Travel Umrah Masih Berstatus Cabang, Ini Penegasannya
Aulia Tak Ukur Kesuksesan MBG dari Insentif Rp 1 Triliun – Niaga.Asia
Klasemen Terbaru BRI Super League: Persija Dibayangi Bali United dan Madura United, Persaingan Puncak Makin Panas
Titik Panas di Kalteng Fluktuasi Bmkg mengingatkan ancaman karhutla yang belum usai
Kemendikbud Perluas Ekosistem Digital pada Program MBG
Buku Paradoks Indonesia: Dua Tantangan Besar yang Diserukan Prabowo Agar Indonesia Menjadi Negara Maju
Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Ditangkap Saat Demo di Bandung
Penurunan angka stunting masih menjadi PR tertinggi di Lombok Timur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Kementerian Haji Dompu Temukan Travel Umrah Masih Berstatus Cabang, Ini Penegasannya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Aulia Tak Ukur Kesuksesan MBG dari Insentif Rp 1 Triliun – Niaga.Asia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Klasemen Terbaru BRI Super League: Persija Dibayangi Bali United dan Madura United, Persaingan Puncak Makin Panas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Titik Panas di Kalteng Fluktuasi Bmkg mengingatkan ancaman karhutla yang belum usai

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Kemendikbud Perluas Ekosistem Digital pada Program MBG

Berita Terbaru

Headline

Kemendikbud Perluas Ekosistem Digital pada Program MBG

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:40 WIB