LindungiHutan Gelar Webinar Pembiayaan Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hadir kembali serial Webinar Green Skilling dengan topik Pembiayaan Hijau pada Kamis, 20 Februari 2025. LindungiHutan mengundang Bank SMBC Indonesia sebagai narasumber.

Seiring adanya peningkatan kesadaran terhadap keberlanjutan, banyak perusahaan yang mulai menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional mereka. Perusahaan keuangan pun turut berkontribusi dalam mendukung upaya ini salah satunya melalui pembiayaan hijau.

Pembiayaan hijau atau green financing merupakan skema pendanaan yang ditujukan untuk proyek-proyek ramah lingkungan dan berkelanjutan. Perusahaan keuangan dapat menyalurkan berbagai instrumen pendanaan seperti pinjaman hijau, obligasi hijau, serta bantuan keuangan bagi sektor bisnis yang berfokus pada pengelolaan lingkungan.

Langkah ini tidak hanya mendukung upaya keberlanjutan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru di era ekonomi hijau. Penerapan pembiayaan hijau di Indonesia masih menghadapi tantangan seperti implementasi secara nyata.

Hal tersebut akan dibahas dalam Webinar Green Skilling “Mengadopsi Pembiayaan Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan: Peluang dan Tantangan Perusahaan” pada Kamis, 20 Februari 2025. LindungiHutan turut mengundang narasumber berpengalaman yaitu Bank SMBC Indonesia.

Materi webinar yang akan disampaikan, antara lain:

1. Konsep dasar pengenalan pembiayaan hijau dan instrumen keuangan berkelanjutan

2. Tantangan dalam mengadopsi pembiayaan hijau serta solusi

3. Peluang bisnis pembiayaan hijau untuk mendukung proyek berkelanjutan

Webinar ini dapat diikuti secara gratis bagi bagi perusahaan, brand, dan UMKM.  Pendaftaran dapat diakses melalui tinyurl.com/greenskilling1415.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 978 ribu pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 40 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru