Pengamat Minta Timnas Indonesia Waspadai Koneksi JDT Harimau Malaya

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (Lentera) – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial melawan Malaysia pada laga kedua Grup A Piala ASEAN FIFA 2026.

Laga Timnas Indonesia vs Malaysia akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Laga ini sangat penting bagi publik kedua negara karena rivalitas yang sudah terjalin sejak lama.

Pengamat sepak bola nasional Titis Widyatmoko pun menyebut kedua tim sudah lama menjadi musuh bebuyutan.

Dengan sejarah panjang kedua tim, tentunya para pemainnya diprediksi akan tampil jauh lebih maksimal karena adanya tambahan tenaga.

Secara historis mereka adalah musuh bebuyutan Indonesia. Kalau bicara sejarah, biasanya ada tambahan tenaga dari lawan. Jadi, ada semangat ekstra, kata Titis Widyatmoko melalui rekaman suara WhatsApp, Sabtu (26/9/2026).

Jadi, kalau orang Malaysia bilang, pamornya akan semakin tinggi jika bisa mengalahkan Indonesia di kandang sendiri.

“Itu akan memberi mereka tambahan energi,” lanjutnya.

Koneksi Pemain JDT di Timnas Malaysia

Titis Widyatmoko juga memberikan perhatian khusus kepada beberapa pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Berbeda dengan timnas Indonesia yang didominasi darah Belanda, Malaysia cukup banyak memiliki pemain naturalisasi asal Amerika Latin.

Dengan gaya permainan Latin tentu bisa menyulitkan skuad Garuda di laga mendatang.

“Nah, selain itu mereka juga banyak diperkuat pemain naturalisasi. Ada beberapa pemain dari Amerika Latin,” ujarnya.

Tak hanya itu, Titis juga mewanti-wanti para pemain Indonesia untuk mewaspadai keterkaitan pemain Johor Darul Ta’zim di skuad Malaysia.

Dengan chemistry yang sudah terjalin sejak lama, hal ini tentu bisa memberikan kepercayaan diri skuad Harimau Malaya saat menghadapi Timnas Indonesia.

Lalu chemistry mereka juga kuat. Karena beberapa pemain memperkuat satu klub, Johor Darul Ta’zim.

“Karena sudah lama bermain di klub yang sama, chemistrynya bisa lebih kuat. Begitu. Nah, itulah beberapa sisi positif Malaysia,” jelasnya.

Apa yang Harus Dilakukan Timnas Indonesia?

Titis Widyatmoko menilai dukungan suporter berpengaruh besar terhadap performa Timnas Indonesia.

Namun lebih dari itu, tim besutan John Herdman harus bisa membenahi kelemahan sejak laga pertama melawan Singapura.

Dengan dukungan penonton, dengan suasana yang meneror lawan, itu juga menjadi keuntungan bagi timnas Indonesia.

“Sepanjang itu, kelemahannya bisa diperbaiki,” jelasnya.

Titis juga tidak menganggap lambatnya permainan Timnas Indonesia melawan Singapura menjadi penutup keseluruhan permainan di turnamen ini.

Baginya, Timnas Indonesia juga bisa saja lambat dalam melakukan pemanasan dan tidak menutup kemungkinan akan tancap gas pada laga melawan Malaysia.

“Yang namanya turnamen juga perlu strategi. Terkadang beberapa tim yang menang di turnamen itu adalah tim yang lambat panas, istilahnya diesel.”

Seringkali dalam catatan pertandingan di turnamen, tim-tim yang bermain bagus sejak awal menang. Namun pada akhirnya kalah.

Faktanya, tim yang lambat dalam melakukan pemanasan itulah yang berbahaya, karena mereka bisa belajar dari kesalahannya, tambahnya.

Redaksi: Arifin BH/Kompas

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

71 Korban Masih Hilang, Tim Penyelam Kembali Pencarian KM Virgo Transport-8
Ajang Silaturahim Bulutangkis Riau Berakhir Penuh Sportivitas
Roy Suryo Cek Langsung ke Australia, Bantah Klaim Gibran Hanya 6 Bulan Sekolah di UTS Insearch
Kepuasan terhadap Prabowo Tetap Terjaga
HP 5G Terbaru 2026, Baterai Jumbo Hingga 8.000 mAh Jadi Andalan
Setelah Demam Poco-Poco, Kini Ada Senam Ikan Nae Kreatif Terbaru di Pante
Geely Galaxy E5 Terbaru Punya 5 Varian, Apa Keunggulannya?
Penyeberangan Gilimanuk Lumpuh Akibat Demonstrasi Sopir Truk di Ketapang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:51 WIB

71 Korban Masih Hilang, Tim Penyelam Kembali Pencarian KM Virgo Transport-8

Minggu, 27 September 2026 - 20:34 WIB

Ajang Silaturahim Bulutangkis Riau Berakhir Penuh Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 20:17 WIB

Roy Suryo Cek Langsung ke Australia, Bantah Klaim Gibran Hanya 6 Bulan Sekolah di UTS Insearch

Minggu, 27 September 2026 - 19:51 WIB

Kepuasan terhadap Prabowo Tetap Terjaga

Minggu, 27 September 2026 - 19:34 WIB

Pengamat Minta Timnas Indonesia Waspadai Koneksi JDT Harimau Malaya

Berita Terbaru

Headline

Ajang Silaturahim Bulutangkis Riau Berakhir Penuh Sportivitas

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:34 WIB

Headline

Kepuasan terhadap Prabowo Tetap Terjaga

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:51 WIB