Sabtu, 26 September 2026 – 23:00 WIB
Bandung, VIVA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak takut membahas ambang batas parlemen jelang pemilu 2029.
Jokowi Pamer KTA di Depan Kader PSI di Bandung: Sudah Masuk Sejak Oktober 2025
Jokowi justru meminta para kader fokus menggerakkan mesin partai dan memastikan struktur organisasi benar-benar berjalan di masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi DPD PSI Kota Bandung, Sabtu, 26 September 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyebut PSI masih terbilang partai baru, namun menurutnya sudah mulai mendapat perhatian dari pihak lain.
![]()
Jokowi Ungkap Apa yang Harus Dilakukan PSI Setelah Struktur Kepengurusan Rampung 100 Persen
Karena meski PSI partai baru, tapi sekarang banyak masyarakat yang takut, kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi DPD PSI Kota Bandung.
Jokowi kemudian meminta kader PSI tidak menjadikan statusnya sebagai partai baru sebagai alasan untuk meragukan kemampuan organisasi tersebut berkembang.
![]()
Sampaikan belasungkawa, Jokowi mengenang sosok Guruh Soekarnoputra yang berjasa bagi negara
“Masyarakat dan partai baru takut. Ini partai baru, tapi hati-hati. Meski partai baru hati-hati, nanti jadi partai besar,” ujarnya.
Dalam arahannya, Jokowi juga menyinggung wacana ambang batas parlemen. Dia meminta kader tidak terlalu khawatir berapa pun angka ambang batas yang akan ditentukan nanti.
Jokowi mengatakan, angka 5 persen hingga 8 persen pun, menurutnya, tidak boleh mengganggu fokus kerja kader.
Makanya saya bilang, kalau mau Parliamentary Threshold 5% oke, tidak masalah. Kalau mau Parliamentary Threshold 6%, tidak masalah.
Wacana mengenai ambang batas parlemen saat ini tengah ramai diperbincangkan dalam rangka revisi UU Pemilu. Namun Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya menyatakan berbagai tokoh yang beredar masih dalam bentuk pembahasan informal dan belum masuk pembahasan resmi di DPR.
Bagi Jokowi, yang menjadi persoalan utama bukanlah angka ambang batas, melainkan seberapa aktif para kader dalam menjalankan organisasi.
“Selama bisa, selama bekerja keras untuk partai, strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja,” ujarnya.
Ia kembali meminta kader PSI tidak menjadikan ambang batas parlemen sebagai sumber kekhawatiran.
“Kuncinya hanya di situ. Tidak perlu takut dengan apa yang disebut dengan ambang batas parlemen. Apakah semuanya sudah jelas?” katanya.
Halaman Berikutnya
Jokowi juga meminta kadernya yakin dengan target yang ingin dicapai PSI. Menurut dia, target partai tidak boleh hanya berhenti pada perolehan kursi di parlemen.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














