Nagoya, Aktualita.co — Persaingan memperebutkan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terus bergerak pada Rabu (23/9/2026). China masih kokoh di posisi teratas, sedangkan Indonesia berada di peringkat 23 setelah menambah medali dari sejumlah cabang olahraga.
Berdasarkan update klasemen pada Rabu sore, China mengoleksi 47 medali emas, 20 perak, dan 10 perunggu dengan total 77 medali.
Tuan rumah Jepang menempati posisi kedua dengan perolehan 15 medali emas, 24 perak, dan 26 perunggu atau total 65 medali. Korea Selatan berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan delapan emas, delapan perak, dan 23 perunggu.
Sedangkan Indonesia total mengoleksi 10 medali yang terdiri dari satu perak dan sembilan perunggu. Absennya medali emas membuat kontingen Merah Putih berada di peringkat 23 klasemen sementara.
Klasemen Medali Asian Games 2026
Berikut klasemen sementara Asian Games 2026 berdasarkan update Rabu 23 September 2026:
-
Tiongkok — 47 emas, 20 perak, 10 perunggu, total 77 medali
-
Jepang — 15 emas, 24 perak, 26 perunggu, total 65 medali
-
Korea Selatan — 8 emas, 8 perak, 23 perunggu, total 39 medali
-
Kazakhstan — 7 emas, 4 perak, 7 perunggu, total 18 medali
-
Thailand — 5 emas, 3 perak, 4 perunggu, total 12 medali
-
Hong Kong — 3 emas, 6 perak, 6 perunggu, total 15 medali
-
Malaysia — 3 emas, 0 perak, 5 perunggu, total 8 medali
-
Iran — 2 emas, 3 perak, 2 perunggu, total 7 medali
-
Kuwait — 2 emas, 1 perak, 2 perunggu, total 5 medali
-
Korea Utara — 2 emas, 1 perak, 2 perunggu, total 5 medali
-
Qatar — 2 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 4 medali
-
Tajikistan — 2 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 4 medali
-
India — 1 emas, 5 perak, 5 perunggu, total 11 medali
-
Uzbekistan — 1 emas, 4 perak, 2 perunggu, total 7 medali
-
Makau — 1 emas, 4 perak, 1 perunggu, total 6 medali
-
Chinese Taipei — 1 emas, 3 perak, 8 perunggu, total 12 medali
-
Singapura — 1 emas, 3 perak, 2 perunggu, total 6 medali
-
Yordania — 1 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 3 medali
-
Myanmar — 1 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 3 medali
-
Vietnam — 1 emas, 0 perak, 5 perunggu, total 6 medali
Indonesia berada di posisi ke-23 dengan nir emas, satu perak, sembilan perunggu, dan total 10 medali.
Posisi tersebut masih mungkin berubah karena sejumlah pertandingan dan final Asian Games 2026 masih berlangsung.
Indonesia Tambah Medali Perunggu
Salah satu tambahan medali yang diraih Indonesia pada Rabu kemarin datang dari tim bulutangkis beregu putri yang harus mengakui keunggulan China dengan skor 0-3 pada babak semifinal di Gimnasium Kota Ichinomiya Kota.
Meski gagal melaju ke final, tim putri Indonesia tetap berhak membawa pulang medali perunggu karena tak ada perebutan peringkat ketiga di ajang bulutangkis beregu.
Tambahan medali lainnya datang dari cabang angkat besi melalui Luluk Diana Tri Wijayana yang turun di kelas 49 kilogram putri.
Pada debut perdananya di Asian Games, Lulu mencatatkan total angkatan 191 kilogram yang terdiri dari angkatan 88 kilogram dan angkatan clean and jerk 103 kilogram.
Lifter Korea Utara Ri Song Gum meraih medali emas di nomor tersebut dengan total angkatan 215 kilogram. Sementara medali perak menjadi milik lifter India Saikhom Mirabai dengan total angkatan 198 kilogram.
Luluk mengaku masih ada sejumlah hal yang perlu ditingkatkan meski berhasil meraih medali pada penampilan perdananya di Asian Games.
“Alhamdulillah prestasi hari ini bagus, namun harus ada koreksi pada beberapa kelas yang menjadi PR kedepannya.”
Sumaya meraih satu-satunya medali perak Indonesia sejauh ini di nomor teqball tunggal putri.
Sejumlah medali perunggu Indonesia sebelumnya juga disumbangkan oleh Seraf Naro Siregar dari wushu, Yoga Ardika Putra dari teqball, tim soft tennis beregu putra, Leica Al Humaira dari karate, Eugenia Diva Widodo dari wushu, dan Vallensia Fahira Hotmauli dari MMA.
Bulu Tangkis Putra Indonesia Lolos Final
Peluang Indonesia untuk memperbaiki posisi di klasemen medali masih terbuka.
Tim bulu tangkis beregu putra berhasil mengamankan tiket ke final usai mengalahkan Thailand dengan skor 3-1 di babak semifinal, Rabu.
Hasil tersebut memastikan Indonesia setidaknya membawa pulang medali dari beregu putra.
Namun hasil laga final akan menentukan apakah Indonesia akan meraih medali emas atau perak di nomor tersebut.
Tambahan emas tersebut akan sangat penting bagi Indonesia karena sistem klasemen Asian Games menempatkan jumlah medali emas sebagai indikator utama dalam menentukan posisi suatu negara.
Artinya, tambahan satu medali emas bisa membuat posisi Indonesia melambung di atas sejumlah negara yang saat ini memiliki total medali lebih sedikit atau lebih, namun unggul dalam jumlah medali emas.
Tiongkok Masih Mendominasi
China kembali menunjukkan dominasinya di Asian Games 2026 dengan selisih perolehan emas yang cukup besar dari Jepang.
Dengan 47 emas, Tiongkok memiliki jumlah medali emas tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan Jepang yang berada di posisi kedua dengan 15 emas.
Sebenarnya persaingan di bawah tiga besar sebenarnya lebih ketat. Kazakhstan, Thailand, Hongkong, dan Malaysia masih berpeluang mengalami perubahan posisi akibat banyaknya laga yang belum tuntas.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Ajang olahraga terbesar se-Asia ini menghadirkan ratusan event dari puluhan cabang olahraga. Dengan jadwal kompetisi yang panjang, komposisi klasemen medali masih sangat mungkin berubah setiap harinya.
Untuk Indonesia, perhatian kini tertuju pada sejumlah cabang unggulan yang masih berpeluang menambah medali, khususnya medali emas pertama.
Perolehan emas tersebut akan menjadi faktor penting untuk mendorong Indonesia naik dari posisi 23 klasemen Asian Games 2026.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














