RRI.CO.ID, Nunukan – Kepala SMPK Fransisco-Yashinta Nunukan, Sr. M. Karina, PRR, mengimbau masyarakat khususnya orang tua siswa untuk tidak ragu dengan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dibagikan ke sekolah-sekolah. Menurutnya, selama makanan tersebut dikonsumsi anak dan kondisi kesehatannya tetap terjaga, masyarakat tidak perlu khawatir dengan makanan yang diberikan.
Sr. M. Karina meyakini bahwa makanan yang diberikan melalui program MBG juga dapat menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak selama mengikuti kegiatan sekolah. Oleh karena itu, kepercayaan terhadap program perlu dibangun dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan dan kandungan makanan yang diberikan kepada siswa.
Ia juga menyoroti penggunaan bahan pangan lokal dalam penyediaan pangan MBG. Menurutnya, bahan-bahan yang digunakan sebagian berasal dari daerah setempat, sehingga program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi pangan anak-anak saja, namun juga dapat memanfaatkan potensi pangan yang tersedia di daerah tersebut.
Bahan-bahan lokal yang disediakan untuk pengolahan makanan juga berasal dari daerah kita. Tinggal ahli gizi dari MBG benar-benar mensosialisasikan dengan jujur bahan makanan apa yang digunakan,” kata Sr. Karina (18/9/2026).
Menurut Sr Karina, transparansi mengenai bahan makanan penting dilakukan agar pihak sekolah, orang tua dan siswa mengetahui dengan jelas tentang makanan yang disajikan. Sosialisasi terbuka diharapkan dapat memberikan pemahaman dan membangun kepercayaan terhadap makanan yang diterima siswa di sekolah.
Ia berharap pemberian MBG terus dilakukan dengan memperhatikan kualitas bahan, proses pengolahan dan informasi yang jelas kepada penerima manfaat. Dengan keterbukaan tersebut, orang tua dapat memperoleh informasi yang memadai mengenai makanan yang dikonsumsi anaknya di sekolah.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














