Meski operasi pencarian jurnalis terhenti, Basarnas terus memantau – Minanews.net

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, MINA – Meski operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal KM Arupadatu I yang hilang di perairan Selat Sunda telah dihentikan, Basarnas masih memantau kemungkinan keberadaan mereka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, Kamis (17/9) pemantauan dilakukan melalui sistem pelaporan lalu lintas kapal dan koordinasi dengan unsur TNI Angkatan Laut dan Ditpolairud. Kapal-kapal yang melintasi Selat Sunda juga diharapkan dapat memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda terkait rombongan tersebut.

Operasi pencarian resmi terhenti setelah berlangsung 10 hari sejak 7 September 2026. Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan 523 personel untuk melakukan pencarian melalui jalur darat, laut, dan udara seluas sekitar 8.509 mil laut persegi.

Dalam proses pencarian, tim SAR menemukan 13 benda mengambang yang kemudian diperiksa dan diverifikasi oleh Ditpolairud Polda Banten. Hasil pemeriksaan memastikan seluruh benda tersebut tidak ada kaitannya dengan KM Arupadatu I atau delapan orang yang dilaporkan hilang.

Baca Juga: Dengan rekam jejak perdamaian, Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB

Rombongan terdiri dari lima orang jurnalis yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal, serta tiga orang awak kapal. Mereka dikabarkan hilang kontak usai melakukan perjalanan menggunakan KM Arupadatu I mengelilingi perairan Gunung Anak Krakatau.

Basarnas menegaskan, operasi pencarian bisa dibuka kembali jika ditemukan informasi atau petunjuk baru yang terverifikasi terkait keberadaan kapal dan penumpangnya. Sementara itu, pemantauan terus dilakukan bersama unsur terkait untuk mengantisipasi adanya perkembangan di perairan Selat Sunda. ()

Kantor Berita Mi’raj (MINA)

Baca Juga: Hujan ringan akan mengguyur Jakarta pada Jumat ini

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 Hadirkan Berbagai Seminar dan Inovasi Terbaru
Warga Silo Jember Demo Desak Selesaikan Konflik Lahan TP Yonif
Menteri Kehutanan Raja Juli Bilang ‘Asap Tak Punya KTP’, Anies Langsung Nostalgia: Seharusnya Saya Daftarkan Hak Cipta Dulu
Polda Riau Tetapkan 61 Tersangka Karhutla, Luas Kebakaran Capai 3.387 Hektare
Hujan mengguyur hampir seluruh wilayah Sumbar saat ini, sejumlah wilayah berpotensi terjadi petir
Belajar dari Kesuksesan B50, Prabowo Perintahkan Percepatan E20 dan E50 untuk Hilangkan Impor BBM — Minyak Sawit Indonesia
Soal ijazah SMA Gibran, Rismon Sianipar menantang Denny Indrayana berdebat
Prabowo di HUT PAN ke-28: Pemimpin Harus Paham, Sebelum Diusir Harus Mundur
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:17 WIB

Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 Hadirkan Berbagai Seminar dan Inovasi Terbaru

Sabtu, 19 September 2026 - 10:51 WIB

Warga Silo Jember Demo Desak Selesaikan Konflik Lahan TP Yonif

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Bilang ‘Asap Tak Punya KTP’, Anies Langsung Nostalgia: Seharusnya Saya Daftarkan Hak Cipta Dulu

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Polda Riau Tetapkan 61 Tersangka Karhutla, Luas Kebakaran Capai 3.387 Hektare

Sabtu, 19 September 2026 - 09:51 WIB

Hujan mengguyur hampir seluruh wilayah Sumbar saat ini, sejumlah wilayah berpotensi terjadi petir

Berita Terbaru