Jakarta, CNN Indonesia —
Presiden Prabu Subianto mengatakan, tahun kedua kepemimpinannya merupakan momentum yang tepat jika ingin merombak Kabinet Merah Putih.
Ia mengatakan, dua tahun kepemimpinan ini merupakan waktu yang cukup bagi jajarannya untuk menunjukkan kapabilitasnya.
“Saya kira itu sesuatu yang logis ya, dua tahun. Jadi masing-masing punya waktu untuk membuktikan kemampuannya, dan seterusnya,” kata Prabowo dalam Program Jawaban Presiden Prabowo, Jumat (18/9).
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI
Hal itu ia sampaikan menjawab pertanyaan apakah momentum menjelang dua tahun kepemimpinannya merupakan momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet.
Prabowo mengaku selalu mengevaluasi kinerja jajarannya secara terus menerus.
Ia juga mengatakan timnya telah bekerja dengan sangat baik.
Prabowo mencontohkan, salah satunya target swasembada pangan yang dicapai dalam waktu lebih singkat dari target yang dipatok.
Ia mengatakan menargetkan empat tahun untuk mencapai swasembada pangan, namun Kementerian Pertanian mampu mencapainya hanya dalam waktu satu tahun.
Prabowo juga mengatakan, kalaupun ada reshuffle, alasannya bisa sangat beragam.
Jadi kalaupun ada reshuffle, saya kira antara lain untuk memajukan orang, tentu sebagai organisasi kita harus selalu benar-benar mencari orang yang tepat di tempat yang tepat, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin tidak cocok di tempat itu, kita harus bisa menggantikan orang yang tepat itu, ujarnya.
Selama kepemimpinannya sejak Oktober 2024, Prabowo sendiri sudah beberapa kali melakukan perombakan kabinet.
Terbaru, Prabowo baru saja berganti jabatan Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026.
Kursi Menteri Keuangan yang sebelumnya dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa kini digantikan oleh Suahasil Nazara yang merupakan Wakil Menteri Keuangan Purbaya.
(mnf/fra)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














