Payakumbuh – Lomba merangkai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi daya tarik utama dalam Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini (DYK) Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Aula Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh, Jumat (22/08/2025).
Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus HUT Mahkamah Agung RI ke-80. Mengusung tema “Ciptakan Ketahanan Keluarga dengan Membangun Personal dan Produktivitas”, lomba TOGA dipandang bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan keluarga yang sehat, produktif, dan mandiri.
Ketua Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Sumatera Barat, Lies Budi, menjelaskan bahwa lomba TOGA dipilih karena relevansinya dengan kebutuhan keluarga modern. Selain memperkuat pola hidup sehat, TOGA juga dapat memberi nilai tambah ekonomi.
“Melalui lomba ini, ibu-ibu tidak hanya memperoleh keterampilan merangkai tanaman obat, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kesehatan keluarga. Bahkan, bila dikembangkan, TOGA bisa menjadi peluang usaha yang menambah penghasilan rumah tangga,” ujar Lies.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan apresiasi atas pemilihan lomba TOGA sebagai rangkaian pertemuan. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan keluarga yang berdaya dan mandiri.
“Ketahanan keluarga adalah pilar ketahanan nasional. Upaya sederhana seperti memanfaatkan tanaman obat di rumah bisa berdampak besar bagi kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat. Semoga inovasi ini menginspirasi keluarga-keluarga di Sumatera Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh, Adiswarna, menyebut pertemuan DYK tahun ini memberi warna baru dengan hadirnya lomba TOGA. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata peran organisasi perempuan di lingkungan peradilan dalam mendorong gaya hidup sehat dan kreatif.
“Dharmayukti Karini bukan hanya organisasi istri hakim, tetapi wadah seluruh aparatur peradilan di bawah Mahkamah Agung. Melalui lomba seperti ini, DYK memperlihatkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Selain lomba TOGA, pertemuan daerah juga diisi dengan diskusi seputar peran Dharmayukti Karini dalam memperkuat solidaritas, membangun jejaring antaranggota, serta program-program pemberdayaan, termasuk beasiswa untuk generasi penerus bangsa.
Acara dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh, Asisten III Pemkot Payakumbuh, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang selaku Pelindung Daerah DYK Sumatera Barat, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Pelindung DYK cabang se-Sumatera Barat, Ketua GOW Kota Payakumbuh, Ketua DWP Kota Payakumbuh, serta pengurus dan anggota DYK dari seluruh cabang di Sumatera Barat.
Dengan adanya lomba TOGA, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk meningkatkan keterampilan praktis, memperkuat solidaritas organisasi, dan menggerakkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Pemko Payakumbuh















Komentar