Telkom Indonesia Kenalkan AI dan Lean Canvas ke Pelajar SMK di Labuan Bajo dalam Rangkaian AI Connect

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo hadirkan workshop AI dan kewirausahaan digital bagi pelajar SMK St. Yosefa Labuan Bajo. Ketimpangan literasi digital di kalangan pelajar di kawasan timur Indonesia masih menjadi tantangan besar di tengah percepatan transformasi teknologi nasional. Sementara akal imitasi (AI), dan digitalisasi terus mendominasi berbagai sektor, banyak pelajar yang belum memiliki akses maupun pemahaman dasar tentang cara kerja teknologi ini dan bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun peluang usaha. Minimnya pendampingan serta belum terintegrasinya penguasaan teknologi dalam kurikulum menjadi penyebab utama jurang kesenjangan ini semakin lebar.

Merespons kondisi tersebut, Telkom Indonesia melalui Indigo penyelenggaraan Workshop Digitalisasi, AI, dan Lean Canvas di SMK St. Yosefa Labuan Bajo pada 16 dan 17 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian AI Connect yang berfokus pada edukasi teknologi dan kewirausahaan digital. Workshop ini menyasar pelajar jurusan Desain Komunikasi Visual dan Tata Busana dengan tujuan membuka wawasan mereka terhadap peluang baru di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Workshop ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menekankan pada praktik dan pendekatan yang relevan dengan keseharian siswa. Sebanyak 61 siswa kelas XI dan XII dari dua jurusan tersebut diperkenalkan pada konsep dasar akal imitasi dan pemanfaatan digitalisasi di lingkungan sekolah. Melalui simulasi kelompok bertajuk “Aku Founder Startup, Maka Aku…”, para peserta diajak mengidentifikasi masalah di sekitar mereka, dan menyusun solusi berbasis teknologi menggunakan metode Lean Canvas. Seluruh rangkaian difasilitasi oleh Mershinta Rahmadani, Business and Community Lead Indigospace Labuan Bajo, dengan dukungan para guru SMK St. Yosefa.

Lebih dari sekadar pengenalan teknologi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pola pikir inovatif sejak dini. “Kami ingin para siswa menyadari bahwa digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal pola pikir yang inovatif. AI bukan lagi masa depan yang jauh, karena kehadirannya sudah kita rasakan sekarang. Bekal literasi digital dan keberanian mencoba harus dimulai dari bangku sekolah,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo. Patricia juga menekankan pentingnya menghubungkan teknologi dengan konteks lokal agar transformasi digital bisa berjalan inklusif dan menyentuh generasi muda di daerah.

Hasil dari workshop ini menunjukkan bahwa ketika diberikan ruang, siswa mampu menyampaikan ide dengan percaya diri dan relevan dengan kebutuhan komunitasnya. Menurut Mershinta, banyak peserta berhasil merumuskan gagasan kuat yang berangkat dari isu sekitar dan memadukannya dengan pendekatan teknologi. Manfaat kegiatan ini tak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga menjadi contoh pendekatan pendidikan yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan.

Melalui rangkaian AI Connect, Telkom Indonesia berharap dapat memperluas jangkauan literasi digital dan kewirausahaan hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum banyak tersentuh. Lewat program Indigo, Telkom Indonesia berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang belajar yang memberdayakan generasi muda untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga siap menciptakan solusi dari daerah, untuk Indonesia yang lebih digital, inklusif, dan berdaya saing.

About Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru