Data Jadi Aset Strategis, Telkom Akselerasi Adopsi AI untuk UMKM dan Startup di Bandung

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, tantangan besar masih membayangi banyak startup dan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi akal imitasi (AI). Minimnya pemahaman teknis, terbatasnya akses terhadap sumber daya digital, serta rendahnya literasi data menjadi hambatan utama dalam menciptakan inovasi berbasis AI yang berdampak nyata bagi pertumbuhan bisnis.

Menjawab persoalan ini, Telkom Indonesia melalui program Indigo terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem digital yang inklusif. Sebagai program inkubasi dan akselerasi startup digital, Indigo mendorong pengembangan teknologi yang meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan strategi pemasaran, serta membuka peluang investasi baru, terutama bagi startup AI dan pelaku UMKM yang tengah bertransformasi secara digital.

Salah satu langkah konkret diwujudkan dalam forum “Founder Meets AI” yang digelar daring sebagai rangkaian pra-event Build With AI di Bandung. Nanra Sukedy Hasibuan, Software Solution Architect BigBox.ai, menekankan pentingnya monetisasi data lewat AI sebagai kunci pertumbuhan bisnis. Bagi Nanra, data adalah aset strategis untuk efisiensi operasional dan pengembangan produk. BigBox.ai telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah, BUMN, dan UMKM dalam implementasi AI berbasis kebutuhan nyata.

Sesi berikutnya diisi Hadian Rahmat, Tenaga Ahli BKD Jawa Barat sekaligus penggerak komunitas Google Developer Groups Bandung. Ia memperkenalkan Gemini Canvas sebagai platform AI yang memudahkan inovasi tanpa harus menulis kode kompleks. Dengan platform ini, founder bisa lebih cepat mengubah ide menjadi prototipe digital. Hadian juga menyoroti pentingnya literasi dan etika digital dalam penggunaan teknologi AI.

“Indigo bertujuan menjadi jembatan penghubung antara startup, komunitas teknologi, dan industri,” ungkap Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo. “Melalui forum seperti ini, kami tidak hanya memfasilitasi akses ke teknologi, tetapi juga membangun konektivitas dan kolaborasi yang mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.” Patricia menegaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas teknologi seperti GDG Bandung pun memperkuat upaya ini dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berdampak luas.

Acara ini memberikan manfaat nyata bagi peserta dan masyarakat luas, khususnya pelaku UMKM dan startup yang kini memiliki akses ke wawasan praktis dan teknologi AI. Forum ini membuka ruang kolaborasi serta pemahaman yang sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan digitalisasi di sektor ekonomi kreatif. Dengan akses yang semakin mudah terhadap teknologi, potensi pertumbuhan bisnis digital pun semakin terbuka lebar.

Melihat antusiasme peserta dan tingginya urgensi adopsi AI, Indigo berharap forum ini menjadi momentum penting menuju transformasi digital yang lebih merata. Ke depannya, Indigo berkomitmen menyelenggarakan program-program inovatif yang mendukung startup dan UMKM dalam meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar melalui teknologi. Dengan sinergi antara industri, komunitas, dan pemerintah, Indonesia siap melangkah lebih jauh di era digital yang berkelanjutan.

About Indigo
Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.
Press Release in juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Analis: Gibran bukan Jokowi, harusnya dia tahu sendiri

Senin, 28 Sep 2026 - 08:17 WIB