Gapeka 2025, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian Sesuai Astacita

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAI melakukan peningkatan kecepatan pada beberapa lintas perkeretaapian nasional sebagai bagian dari pemberlakuan Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2025. Langkah ini merupakan realisasi dari komitmen KAI dalam mendukung salah satu tujuan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan perusahaan sebagai bagian dari Kementerian BUMN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur perkeretaapian yang aman, modern, dan efisien.

“Langkah tersebut,selaras dengan salah satu misi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan pembangunan infrastruktur terintegrasi, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta penguatan daya saing transportasi publik. Peningkatan kecepatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan sekaligus mengoptimalkan efisiensi operasional,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Berikut adalah rincian perubahan kecepatan pada beberapa lintas di seluruh wilayah operasi KAI:

DAOP 1 Jakarta

– Lintas Manggarai – Bogor, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Bogor – Cicurug, sebelumnya 40 km/jam menjadi 50 km/jam.

– Lintas Cicurug – Cibadak, sebelumnya 40 km/jam menjadi 50 km/jam

– Lintas Cibadak – Sukabumi, sebelumnya 40 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Cikarang – Cikampek, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 2 Bandung

– Lintas Padalarang – Bandung, sebelumnya 105 km/jam menjadi 110 km/jam.

– Lintas Gedebage – Cicalengka, sebelumnya 100 km/jam menjadi 110 km/jam.

DAOP 3 Cirebon

– Lintas Cikampek – Haurgeulis, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 4 Semarang

– Lintas Ngrombo – Kradenan, sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Kalibodro -Semarang Poncol, sebelumnya 110 km/jam menjadi 120 km/jam

– Lintas Randublatung – Cepu, sebelumnya 100 km/jam menjadi 105 km/jam

– Lintas Brumbung – Gundih, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam

DAOP 5 Purwokerto

– Lintas Banjar – Kawunganten, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Jeruklegi – Kroya, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Tegal – Prupuk, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

DAOP 7 Madiun

– Lintas Kertosono – Blitar, sebelumnya 110 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 8 Surabaya

– Lintas Surabaya Pasar Turi – Lamongan, sebelumnya 105 km/jam menjadi 110 km/jam.

– Lintas Lamongan – Tobo, sebelumnya 105 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Cepu – Lamongan, sebelumnya 105 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Wonokromo – Surabaya Gubeng, sebelumnya 95 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 9 Jember

– Lintas Jember – Rambipuji, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Rambipuji – Bangsalsari, sebelumnya 70 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Bangsalsari – Malasan, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Leces – Probolinggo, sebelumnya 80 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Probolinggo – Pasuruan, sebelumnya 90 km/jam menjadi 120 km/jam.

DIVRE I Medan

– Lintas Bandarlaipah – Araskabu, sebelumnya 90 km/jam menjadi 100 km/jam

– Lintas Araskabu – Tebingtinggi, sebelumnya 90 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Tebing Tinggi – Perlanaan, sebelumnya 80 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Bandartinggi – Kualatanjung, sebelumnya 40 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Medan – Kuala Bingei, sebelumnya 80 km/jam menjadi 90 km/jam.

DIVRE II Padang

– Lintas Bukit Putus – Indarung, sebelumnya 45 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Padang – Tabing, sebelumnya 60 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Duku – Lubuk Alung, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Lubuk Alung – Naras, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Lubuk Alung – Kayu Tanam, sebelumnya 60 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Duku – Bandara Internasional Minangkabau, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

DIVRE III Palembang

– Lintas Lintas Prabumulih – Muaraenim, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Kertapati – Simpang, sebelumnya 75 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Prabumulih – Prabumulih Baru X6, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Prabumulih -Prabumulih Baru X5, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Muaraenim – Lahat, sebelumnya 75 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Bungamas – Lubuklinggau, sebelumnya 60 km/jam menjadi 70 km/jam.

DIVRE IV Tanjungkarang

– Lintas Tulung Buyut – Ketapang, sebelumnya 70 km/jam menjadi 75 km/jam.

– Lintas Prabumulih Baru X5 – Prabumulih Baru X6, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

Anne mengatakan, perubahan kecepatan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara KAI, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan peningkatan ini, KAI berharap dapat memberikan dampak positif dalam mempercepat waktu perjalanan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“KAI terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia dengan meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi dalam transportasi kereta api. Perhatian penuh dari Presiden Prabowo dan Kementerian BUMN akan menjadi pendorong utama untuk menghadirkan transportasi berbasis rel yang unggul dan berdaya saing tinggi,” tutup Anne.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Komunitas Demonstrasi PT IHIP: Makan Debu Setiap Hari

Minggu, 27 Sep 2026 - 03:51 WIB