[ad_1]
Payakumbuh – Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri kegiatan dialog dan diskusi bisnis yang dipegang oleh Yayasan Pedesaan Da'wah Ranah Minang, yang bertujuan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari misi Da'wah.
Wakil Walikota Elzadaswarman menghargai kegiatan tersebut dan menekankan komitmen pemerintah kota Payakumbuh dalam mendukung upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama di sektor dan digitalisasi MSM.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami sangat menghargai kegiatan ini. Kami akan terus mendukung setiap inisiatif yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Dia mengatakan, Payakumbuh adalah salah satu daerah di Sumatra Barat dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif baik. Namun, masih ada beberapa tantangan yang perlu ditangani bersama.
“Kita harus dapat memanfaatkan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Meningkatkan kelemahan menjadi kekuatan. Ekonomi harus terus bergerak dan tumbuh,” kata pria yang akrab disebut Om Zet.
Pemerintah Kota Payakumbuh, melanjutkan, juga telah membangun infrastruktur digital untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi.
Saat ini, sebanyak 98 persen area kota telah terhubung ke jaringan internet serat optik.
“Kami juga mempersiapkan dua taman digital di setiap distrik sebagai bentuk dukungan untuk percepatan digitalisasi di Payakumbuh,” katanya.
Om Zet berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat merangsang kreativitas generasi muda untuk tertarik mengejar dunia bisnis.
“Ini adalah investasi untuk generasi muda. Kaum muda harus kreatif, mulai dari hal -hal kecil. Ekonomi ini adalah penentu kemajuan suatu negara,” katanya.
Pada kesempatan itu, wakil walikota juga menyinggung pentingnya pengelolaan limbah sebagai sumber ekonomi baru.
Menurutnya, limbah organik dapat diproses menjadi pupuk dan belatung, sementara limbah anorganik dapat didaur ulang dan dijual kembali.
Sementara itu, ketua Yayasan Pedesaan Da'wah Ranah Minang Nur Ikhwan mengatakan bahwa kegiatan ini bersifat umum dan bertujuan mendorong kemajuan bersama dengan fokus pada penguatan ekonomi sebagai dukungan untuk kegiatan Da'wah.
“Tanpa dukungan ekonomi, Da'wah sulit untuk dijalankan secara optimal. Oleh karena itu, kekuatan ekonomi sangat penting sehingga para pengkhotbah dapat mencapai semua penjuru negara,” katanya.
Nur Ikhwan menambahkan bahwa yayasan ini telah melakukan kegiatannya sejak 2019 dan hanya dua tahun terakhir badan hukum resmi.
Dia juga menyatakan penghargaannya kepada donor yang telah mendukung kegiatan mereka sejauh ini.
“Dengan kekuatan ekonomi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Semoga Minangkabau akan terus berhasil di masa depan,” pungkasnya.
[ad_2]
RubrikPos.com Network















