Wakil Walikota Elzadaswarman menyampaikan kondisi Kota Payakumbuh saat ini kepada anggota DPR-RI

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Payakumbuh – Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman, menyampaikan kondisi pengembangan infrastruktur saat ini di Kota Payakumbuh kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat V, Zigo Rolanda yang melakukan kunjungan kerja pada hari Sabtu (04/26/2025).

Selama pertemuan, Elzadaswarman mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintah kota Payakumbuh, terutama karena keterbatasan fiskal sebagai akibat dari instruksi presiden untuk melakukan efisiensi anggaran.

Kondisi ini memiliki efek besar pada pengembangan infrastruktur yang nyaman, humanis dan berkelanjutan sebagai salah satu misi regional.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Tn. Zigo Rolanda dan rombongannya. Ini benar -benar berkah bagi kami di tengah -tengah keterbatasan fiskal regional,” kata pria yang akrab bernama Om Zet.

Dia merinci, berbagai program sentral yang telah membantu Kota Payakumbuh termasuk normalisasi Sungai Batang Agam, pembangunan Batang Agam WTP, instalasi pemrosesan lumpur (IPLT), TPS3R, program P3TGAI, dan pembangunan jalan dari berbagai sumber pembiayaan sentral.

Namun, Om Zet juga menyoroti sejumlah masalah infrastruktur yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, seperti darurat limbah setelah regional TPA tanah longsor pada Desember 2023.

Kemudian kurangnya ketersediaan air bersih, kebutuhan untuk mengganti jaringan pipa air minum yang lama, ke ancaman tanah longsor di sejumlah tebing sungai yang mengancam pemukiman penduduk.

“Layanan pengelolaan limbah kami sangat terganggu. Fasilitas dan infrastruktur yang ada sangat terbatas. Kami membutuhkan dukungan untuk pembangunan TPST, TPS3R, dan fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

Di bidang air minum, ia menjelaskan bahwa kebocoran pipa distribusi mencapai 37,91 persen. Selain itu, kapasitas produksi air bersih juga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga perlu untuk meningkatkan kapasitas Batang agam WTP dan pembangunan WTP baru.

“Kami benar -benar berharap bahwa dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk dapat mengatasi semua keterbatasan ini,” katanya.

Menanggapi presentasi, anggota Komisi Dewan Perwakilan Rekanan V Zigo Rolanda mengatakan bahwa pengembangan normalisasi yang berkelanjutan dari Sungai Batang Agam sedang dalam proses dan akan segera dilaksanakan.

“Untuk kelanjutan normalisasi Agam Batang, telah ditenderkan dan telah ada pemenang. Yang tersisa hanyalah implementasi, dengan anggaran sekitar Rp. 40 miliar,” kata Zigo.

Mengenai masalah limbah dan penanganan lokasi pembuangan akhir (TPA), Zigo menekankan bahwa masalah ini merupakan masalah serius.

“TPA ini memang masalah yang sangat serius. Kita harus merawatnya dari hulu ke hilir. Masalahnya adalah bahwa sudah ada titik terang, hanya kepala regional yang harus secara resmi menyerahkannya ke kementerian,” kata Zigo.

Zigo juga menambahkan, meskipun kota Payakumbuh tidak termasuk dalam distrik pemilihannya (distrik pemilihan), ia tetap berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh pada kebutuhan pembangunan di daerah tersebut.

“Memang, di sini bukan distrik pemilihan saya, tetapi setelah diresmikan, saya merawat semua Indonesia, bahkan untuk Papua. Cook Payakumbuh, desa istri saya, saya tidak memperhatikan,” pungkasnya.



RubrikPos.com Network

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru