Serap Anggaran Sosial Tertinggi, Wako Zulmaeta Paparkan Strategi Optimalkan Layanan Dasar

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh mencatatkan penyerapan anggaran tertinggi pada sektor sosial dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2025.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, mengungkapkan capaian tersebut dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota, yang berlangsung di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang, Selasa (05/08/2025).

“Hingga triwulan II, sebesar 44,4 persen anggaran kami terserap untuk urusan sosial. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memastikan pelayanan dasar tetap berjalan dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” kata Zulmaeta dalam forum tersebut.

Menurut dia, penyerapan anggaran tertinggi berikutnya terjadi pada urusan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) sebesar 39 persen, pendidikan 29,83 persen, kesehatan 16,17 persen, perumahan rakyat dan kawasan permukiman 7,96 persen, serta pekerjaan umum dan penataan ruang sebesar 4,25 persen.

Rapat koordinasi yang mengangkat tema “Penerapan Standar Pelayanan Minimal” itu diselenggarakan sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021.

Forum ini menjadi wadah evaluasi atas capaian target, strategi percepatan, serta pembahasan berbagai kendala dalam enam urusan wajib pelayanan dasar.

Di hadapan Gubernur Sumatera Barat dan para kepala daerah lainnya, Zulmaeta turut menyinggung sejumlah persoalan yang masih dihadapi Payakumbuh dalam penerapan SPM.

Salah satunya adalah pelarangan pengangkatan dan pembayaran honorarium bagi tenaga non-ASN, yang berdampak pada belum terbayarkannya insentif bagi 671 guru PAUD, SD, dan SMP sejak April 2025.

“Tenaga pendidikan non-ASN masih menjadi penopang utama layanan pendidikan di Payakumbuh. Kami berharap ada relaksasi kebijakan agar mereka tetap dapat diberikan insentif yang layak,” katanya.

Di sektor kesehatan, tantangan mencakup masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam imunisasi dan deteksi dini penyakit, serta persepsi negatif terhadap vaksin.

Sementara itu, di sektor pekerjaan umum, kebocoran jaringan perpipaan berusia lebih dari 30 tahun serta keterbatasan debit air baku menjadi kendala utama dalam layanan air bersih.

Zulmaeta juga menyoroti belum tersedianya lahan relokasi sebagai hambatan utama dalam pemenuhan hunian layak untuk warga terdampak bencana.

Di sisi lain, peningkatan sarana dan kapasitas SDM pada Satpol PP, Damkar, dan bidang kebencanaan juga dinilai mendesak.

“Kami sedang melakukan revisi dokumen Kajian Risiko Bencana agar mencakup potensi likuefaksi dan tanah bergerak, sebagai langkah antisipatif ke depan,” ujar dia.

Ia menambahkan, pada urusan sosial, tantangan juga datang dari indikator reunifikasi keluarga yang belum optimal, akibat keterbatasan kapasitas layanan rehabilitasi sosial dan meningkatnya jumlah orang terlantar dari luar daerah.

Meski demikian, Zulmaeta menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh terus berbenah. Pihaknya telah menyusun draft Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang Rencana Aksi SPM, yang saat ini dalam proses fasilitasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar.

“Proses penyusunan SK penetapan dan perubahan target SPM tahun 2025 juga sedang kami kebut. Targetnya, SK perubahan tersebut rampung pada September mendatang,” jelasnya.

Dalam forum strategis itu, Wali Kota turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, para asisten, serta Kepala BKD dan Kepala Bappeda.

“Dengan kolaborasi dan sinergi antarlembaga serta dukungan dari Pemerintah Provinsi, saya optimistis kita mampu memperkuat kualitas pelayanan dasar yang berkelanjutan di Payakumbuh,” pungkasnya. (Red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita : Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA
Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani
Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan
Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan
Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas
SMA Negeri 1 Payakumbuh perkuat sekolah ramah anak melalui pembekalan literasi digital oleh Diskominfo
KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah
Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...