Semarak Pelantikan KPPS Payakumbuh Selatan: PPK dan PPS Kenakan Busana Daerah

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Pelantikan 126 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Payakumbuh Selatan pada Kamis (07/11/2024) berlangsung penuh nuansa budaya, ketika para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengenakan pakaian tradisional Minangkabau.
Upacara pelantikan yang dilakukan atas nama Ketua KPU Kota Payakumbuh ini, menampilkan kesan budaya yang kuat, dengan para wanita mengenakan takuluak kompong dan pria memakai baju guntiang cino, busana khas Minangkabau.
Ketua PPK Payakumbuh Selatan, Permata Budi, menjelaskan bahwa pemakaian pakaian adat Minangkabau ini memiliki makna penting dalam menegaskan jati diri budaya lokal dalam momen krusial pemilihan serentak 2024.
“Kami ingin menghidupkan budaya Minangkabau dalam setiap tahapan pemilu, termasuk dalam pelantikan KPPS ini. Dengan menggunakan pakaian tradisional, kami berharap bisa menghadirkan kebanggaan serta mengingatkan para petugas akan tanggung jawab besar yang mereka emban, tidak hanya untuk Pilkada, tapi juga untuk menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang kita,” ujarnya.
Permata Budi menekankan pentingnya semangat dan komitmen para petugas KPPS yang baru dilantik dalam menjalankan tugas mereka sebagai garda terdepan dalam pemilihan.
“Kepercayaan masyarakat ada di tangan KPPS, dan kami ingin memastikan mereka selalu bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme. Pelantikan dengan balutan budaya ini juga untuk memupuk rasa kebersamaan, agar kita semua, sebagai bagian dari Minangkabau, tergerak menjaga transparansi dan keberhasilan pemilihan serentak 2024,” tambahnya.
Dengan sentuhan budaya yang memikat, pelantikan KPPS di Payakumbuh Selatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi, sekaligus sebagai upaya melestarikan dan memperkuat budaya lokal. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: PPK Payakumbuh Selatan

Berita Terkait

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif
Gempa M4.0 Berpusat di Laut Barat Laut Karatung, BMKG Sampaikan Data Awal
Perintah Presiden Prabowo, Mentan Amran hadir di tengah-tengah peternak Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan
Basarnas Kerahkan RIB dan Tujuh Personel Cari Kru Kapal Putra Bugis yang Hilang di Laut Jawa – Kalimantan Kita

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WIB

Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena

Kamis, 5 November 2026 - 18:25 WIB

Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut

Kamis, 5 November 2026 - 17:45 WIB

Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif

Berita Terbaru