Jakarta, CNN Indonesia —
Presiden Indonesia,Prabowo Subianto menekankan pentingnya sistem seleksi yang baik dalam menentukan pemimpin yang unggul secara mental, fisik, dan mental.
“Pemimpin yang unggul itu harus diseleksi dengan baik. Seleksi yang baik itu unggul, tidak hanya unggul otak, unggul badan, unggul jiwa, unggul hati,” kata Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara, Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10).
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI
Prabowo menegaskan, pendidikan mempunyai peran mendasar dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa dalam mewujudkan negara yang mandiri dan berkeadilan.
“Pendidikan sejak awal, pendidikan sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan anak usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sebagainya,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga dan mengelola sumber daya bangsa secara bertanggung jawab untuk mendukung pengembangan pendidikan yang berkualitas.
Prabowo menegaskan, kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas harus terbuka bagi seluruh putra-putri bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi, suku, ras, atau agama.
Benih-benih unggul ini, hasil lembaga ini akan bekerja, akan berbuat, akan memberikan kebaikan bagi negara, akan memberikan penemuan-penemuan bagi negara, akan memberikan kekayaan bagi negara, ujarnya.
(Gambas: Video CNN)
Pada peresmian SMA TN Kampus Cimahi, Prabowo mengatakan semangat kesetaraan menjadi salah satu landasan utama berdirinya SMA Taruna Nusantara yang sejak awal dirancang untuk menjaring talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia.
Ia mengingatkan, investasi besar di bidang pendidikan harus didukung dengan pengelolaan aset negara yang bebas dari praktik korupsi, penipuan, dan penyalahgunaan wewenang.
Oleh karena itu, sumber daya bangsa harus diamankan, sumber daya bangsa harus dijaga. Sumber daya bangsa tidak boleh dicuri, tidak boleh diselewengkan, tidak boleh dikorupsi. Korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, justru awal mula kehancuran bangsa, ujarnya.
(mnf/fra)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














