Polemik Ijazah Gibran, Deddy Sitorus Ingatkan Tak Seret Puan Maharani

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Gesuri.id – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi 2 DPR RI Deddy Sitorus menyoroti narasi viral di media sosial yang menyeret nama Ketua DPR RI Puan Maharani dalam polemik sidang ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK).

Narasinya menyebutkan Puan akan menggantikan Gibran sebagai wakil presiden.

“Menurut saya, ini adalah upaya terorganisir untuk menyudutkan Mbak Puan dan PDI Perjuangan. Sebaiknya proses hukum di Mahkamah Konstitusi tidak ternoda oleh narasi-narasi yang menyesatkan dan dipolitisasi untuk mengalihkan persoalan proses hukum ketatanegaraan,” kata Deddy, Selasa (6/10/2026).

Deddy sebelumnya meneruskan tautan berisi informasi terkait narasi ‘Puan akan menjadi Wakil Presiden menggantikan Gibran’ kepada wartawan. Ia menegaskan, unggahan tersebut tidak benar dan dinilai justru menggeser persoalan proses hukum konstitusi.

Ia mengatakan, persoalan ijazah Wakil Presiden Gibran merupakan urusan penggugat di Mahkamah Konstitusi. Deddy pun menilai ada narasi yang mencoba mengaitkan isu tersebut dengan Puan Maharani dan PDI Perjuangan.

Persoalan ijazah Wakil Presiden murni urusan penggugat, tidak ada kaitannya atau kepentingan dengan Mbak Puan apalagi PDI Perjuangan, kata Deddy.

Saya menduga ini adalah upaya para pendukung Wapres untuk meraih simpati masyarakat. Padahal ini persoalan yang sangat substansial dan sederhana dari segi hukum, imbuhnya.

Deddy mengatakan, persoalan ijazah harusnya dibuktikan secara sederhana melalui proses hukum yang sedang berjalan. Karena itu, dia mengkritisi narasi pengalihan isu yang membawa nama Puan.

“Hanya untuk membuktikan klaim para pihak tidak benar, kasusnya sudah selesai. Tidak perlu membangun narasi-narasi jahat untuk mengalihkan isu, menyudutkan pihak lain, dan membuat drama murahan untuk meraih simpati,” tutupnya.


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Meski Jokowi hadir untuk menunjukkan ijazahnya, Dokter Tifa mengatakan kasus tersebut belum selesai karena 2 faktor tersebut
Loyalis Anies Sindir Gibran: Segila apapun di sekolah, pasti ada yang ingat, kecuali…
Rekomendasi Film dan Serial Terbaru November 2025, Siap Menemani Waktu Luang Anda
PN Surakarta Tolak Gugatan Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah| Kompas Sore
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 31 Oktober 2026: 6 Kota Waspada Hujan Petir
MA Kabulkan Kasasi Subhan Soal Suket Pendidikan Gibran, Bonatua Silalahi: Dampaknya Meluas!
Demo di 61 Titik Jakarta, Istana hingga DPR Jadi Pusat Aksi Massa — Infogarut — Infogarut
BMKG Ingatkan Warga Sabang Waspada Perubahan Cuaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Meski Jokowi hadir untuk menunjukkan ijazahnya, Dokter Tifa mengatakan kasus tersebut belum selesai karena 2 faktor tersebut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Loyalis Anies Sindir Gibran: Segila apapun di sekolah, pasti ada yang ingat, kecuali…

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Rekomendasi Film dan Serial Terbaru November 2025, Siap Menemani Waktu Luang Anda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WIB

PN Surakarta Tolak Gugatan Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah| Kompas Sore

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 31 Oktober 2026: 6 Kota Waspada Hujan Petir

Berita Terbaru