Ngeri! Pantau Asap Hutan dan Kehutanan RI dari Singapura, Anies Baswedan: Warga Kita Dibunuh Perlahan

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Sumatera dan Kalimantan tidak hanya menimpa warga dalam negeri saja, namun pencemarannya hingga ke negara tetangga.

Hal itu diungkapkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengaku langsung menyoroti parahnya dampak asap karhutla saat berada di Singapura.

Melalui pantauannya dari ketinggian lantai 30 gedung perkantoran Google Singapura, Anies menceritakan kondisi memprihatinkan di mana langit Negeri Singa tampak tertutup kabut asap yang cukup tebal.

Melihat dampak lintas batas tersebut, Anies memberikan peringatan keras sekaligus keprihatinannya terhadap nasib masyarakat Indonesia yang berada di episentrum kebakaran.

“Ini bencana yang harus segera diatasi. Jangan sampai warga kita mati perlahan karena asap,” tegas Anies Baswedan dalam keterangannya, dikutip Senin (14/9/2026).

Anies menjelaskan, bahaya asap kebakaran lahan di Sumatera dan Kalimantan terbukti menyebar jauh dan menembus batas wilayah udara Singapura. Negara tetangga pun terpaksa menanggung dampak bencana ekologis ini.

“Kalau di Singapura seperti ini, bagaimana dengan warga yang dekat dengan sumber pencemaran?” dia bertanya.

Ia yakin kualitas udara di titik asal api pasti jauh lebih padat, beracun, dan mengancam nyawa.

Untuk itu, kata Anies, bencana karhutla tidak boleh dianggap sebagai siklus tahunan biasa. Anies mendesak agar penyelesaian permasalahan ini dijadikan sebagai agenda darurat dan diselesaikan hingga tuntas hingga ke akar permasalahan demi melindungi hak hidup dan kesehatan warga negara.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November
Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:45 WIB

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Berita Terbaru