Payakumbuh, Rubrikpos — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Pati, Sumatra Barat terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Terbaru, Lapas Tanjung Pati Melalui inovasi program pembinaan kemandirian, Lapas ini sukses memanfaatkan area kosong yang lazim disebut “brenggang” — lahan di antara tembok dan blok hunian — menjadi kawasan produktif untuk budidaya ikan dan perkebunan, bagian dari penjabaran Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kalapas Tanjung Pati, Elfiandi menyebutkan Program ini mengadopsi prinsip PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat), yang berfokus pada pelatihan dan praktik komoditas dengan masa panen yang relatif singkat dan nilai ekonomi tinggi, memastikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat melihat hasil nyata dari kerja keras mereka dalam waktu cepat.
“Iya, Area brenggang yang sebelumnya tidak termanfaatkan, kini telah diubah menjadi kolam-kolam untuk budidaya ikan air tawar dan lahan tanam yang subur”, ucapnya, Sabtu (11/10/2025).
Beragam komoditas unggulan telah berhasil dipanen, di antaranya terong.
Program ini tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan yang berharga bagi WBP. (@dy)















Komentar