Limapuluh Kota, Rubrikpos – Bupati Limapuluh Kota, Safni, didampingi Wakil Bupati Ahlul Barito, melantik sebanyak 119 pejabat eselon II, III, IV, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota. Pelantikan berlangsung di Tanjuang Ateh, Nagari Taram, Kecamatan Harau, Jumat (31/10/2025).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi sorotan publik, lantaran sejumlah posisi strategis di jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengalami pergeseran.
Pergantian Sejumlah Kepala Dinas
Beberapa pejabat eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) yang mengalami rotasi di antaranya:
- Nofriadi “Nono” Syukri, dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
- Afri Efendi, dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan.
- Yulia Masna, dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Staf Ahli Bupati.
- Sukrianda, dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi Staf Ahli Bupati.
Selain itu, beberapa pejabat lain juga mendapat amanah baru, di antaranya:
- Alfian, dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran menjadi Asisten I.
- Win Hariadi, mantan Kepala Badan Keuangan (BK), dipercaya sebagai Asisten III.
- Adrian Wahyudi, dari Kepala BKPSDM menjadi Staf Ahli Bupati.
- Aneta Budi, mantan Kepala DPM-PTSP, kini menjabat Sekretaris DPRD (Sekwan).
- Ahmad Zuhdi Perama, mantan Asisten III, kini menjabat Kepala Badan Keuangan (BK).
- Dedi Permana, dari Kasat Pol PP menjadi Kepala Kesbangpol.
- Rahmadinol, dari Kalaksa BPBD menjadi Kasat Pol PP.
- Feri Cofa, kembali dipercaya memimpin Dinas Kominfo.
- Dafli, mengisi posisi Kepala DPM-PTSP.
- Fidria Pala, dari Sekwan DPRD menjadi Kadis Damkar dan Penyelamatan.
- Hendra Azmar, menjabat Kadis Perdagangan.
- Rahmat Hidayat, dari Kadis Perdagangan menjadi Kadis DPM-DN.
- Elsiwa Fajri Pariwisata, dari Kepala Kesbangpol menjadi Kadis Pariwisata.
Pelantikan di Lahan Pertanian
Menariknya, pelantikan kali ini tidak digelar di aula atau ruang berpendingin, melainkan di tengah lahan pertanian dan pemukiman masyarakat. Menurut Bupati Safni, lokasi ini dipilih agar para pejabat dapat merasakan langsung kondisi lapangan yang kerap dihadapi masyarakat.
“Sengaja kita lakukan pelantikan di lahan pertanian agar bapak dan ibu merasakan terik panas seperti yang dirasakan masyarakat. Selama ini pelantikan selalu di ruang ber-AC,” ujar Bupati Safni dalam sambutannya.
Bupati menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dukungan Pemkab Limapuluh Kota terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus langkah penghematan anggaran daerah.
“Pelantikan ini tidak menggunakan dana APBD sepeser pun. Semua dilakukan secara gotong royong. Saya minta yang dilantik membawa bekal masing-masing untuk menghemat anggaran,” tambahnya.
Langkah Penataan Birokrasi
Pelantikan besar-besaran ini disebut sebagai bagian dari upaya Bupati Safni dalam melakukan penataan birokrasi dan penyegaran di tubuh pemerintahan daerah, demi meningkatkan kinerja pelayanan publik. (@dy)















