Irma NasDem Sebut Jokowi Masih Dicintai Rakyat, Singgung Kemenangan Prabowo

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut Joko Widodo (Jokowi) tetap mendapat tempat di hati masyarakat meski tak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Ia bahkan mengaitkan popularitas Jokowi dengan kemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Irma mengaku melihat langsung antusiasme masyarakat saat berkunjung ke Solo. Menurutnya, masih ada warga yang datang menemui dan memberikan perhatian kepada Jokowi.

Padahal, sekali lagi, ini yang dikatakan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang maju tiga kali, baru didukung Pak Jokowi, dia menang, kata Irma dalam wawancara yang ditayangkan di Cokro TV, 16 September 2026. Pernyataan itu menjadi penilaian politik Irma terkait pengaruh dukungan Jokowi terhadap kemenangan Prabowo.

Secara resmi, KPU menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon terpilih Pilpres 2024. KPU mencatat pasangan tersebut memperoleh 96.214.691 suara atau 58,59 persen dari total suara sah nasional.

Namun, Irma tak sekadar bicara soal hasil pemilu. Kemenangan tersebut ia manfaatkan untuk menjelaskan bahwa pengaruh politik Jokowi masih terlihat setelah ia tak lagi menjadi presiden.

Menurut Irma, keputusan Prabowo yang menjadikan Gibran sebagai calon wakil presiden juga merupakan bagian dari dinamika tersebut. Bagi Irma, rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan bahwa Jokowi masih mempunyai posisi penting dalam perbincangan politik nasional.

Irma kemudian menyinggung status Jokowi sebagai mantan presiden. Ia menilai aktivitas politik yang dilakukan Jokowi usai masa jabatannya berakhir merupakan hak yang masih ia miliki sebagai warga negara.

“Pak Jokowi itu mantan presiden ya, sudah bukan presiden lagi. Dia punya hak politik,” kata Irma.

Ia membandingkan Jokowi dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Irma, status sebagai mantan kepala negara tidak menghilangkan hak seseorang untuk menentukan sikap dan aktivitas politiknya.

“Beliau adalah manusia mandiri yang boleh menentukan sikapnya, yang boleh dan boleh menentukan sikapnya. Mau melakukan aktivitas politik apa pun, dia punya hak sebagai warga negara seperti Pak SBY,” kata Irma.

Irma pun meminta pihak-pihak yang mempertanyakan aktivitas politik Jokowi tidak terlalu terbawa isu popularitas. Ia mengatakan, tingkat penerimaan masyarakat terhadap seseorang pada akhirnya adalah urusan masyarakat.

Jangan emosi, kata Irma saat membahas pihak-pihak yang menurutnya merasa risih karena popularitas Jokowi masih mendapat perhatian publik.

Menurut Irma, ia melihat sendiri bagaimana masyarakat masih mendatangi Jokowi saat berada di Solo. Pengamatan tersebut kemudian menjadi dasar Irma mengatakan, mantan presiden itu masih dicintai rakyat.

Terlepas dari soal popularitas, Irma menilai Jokowi tetap punya hak untuk berkontribusi kepada pemerintah dan masyarakat. Dia mempertanyakan pihak-pihak yang ingin membatasi aktivitas mantan presiden tersebut.

Baca Juga: Amien Rais Singgung ‘Kudeta Diam-diam’ Jokowi, Seret Gibran dan Isu Percepatan Pemilu

“Siapa yang bisa melarang? Undang-undang saja yang melindunginya,” kata Irma.

Irma juga menyampaikan penilaiannya terhadap sejumlah pembangunan di era pemerintahan Jokowi, mulai dari jalan tol, tol laut, rumah sakit, sekolah hingga kereta api berkecepatan tinggi. Ia menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang menurutnya rutin bekerja dan menyelesaikan sejumlah proyek selama menjabat.

Pernyataan Irma menempatkan popularitas dan pengaruh politik Jokowi dalam serangkaian pembahasan. Meski hasil Pilpres 2024 resmi ditetapkan KPU, penilaian seberapa besar pengaruh dukungan Jokowi terhadap kemenangan Prabowo merupakan analisis politik yang disampaikan Irma.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Kamis, 5 November 2026 - 19:05 WIB

Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum

Berita Terbaru