Hasto mengatakan PDIP sedang berdialog dengan partai lain untuk menindaklanjuti polemik ijazah Gibran

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Hasto Kristiyanto menjelaskan langkah partainya untuk mendorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menindaklanjuti polemik soal ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Dia mengatakan, kekuatan PDIP di DPR berkisar 18 persen atau 110 kursi.

Oleh karena itu, perlu adanya dialog dengan pihak lain terkait tindak lanjut polemik ijazah Gibran.

“Kita PDIP punya kekuatan 18 persen. Kita punya 110 kursi, jadi perlu juga dialog dengan partai lain. Jadi, upaya dialog itu juga melibatkan proses delegitimasi yang kini berlangsung semakin masif,” kata Hasto di Lampung, Sabtu (31/10/2026).

Hasto mengaku yakin pihak lain juga akan mendengarkan usulan PDIP untuk menindaklanjuti polemik ijazah Gibran.

Baca juga: Sikap Demokrat Soal MA Batalkan Usulan Wakil Presiden Gibran, Andi Arief Singgung Soal Stabilitas Pemerintahan

Politisi PDIP itu menegaskan, polemik ijazah Gibran bukan hanya urusan satu atau dua pihak, melainkan semua pihak.

Menurutnya, jika persoalan ijazah Gibran tidak diselesaikan maka akan menimbulkan krisis moral yang berkepanjangan.

“Kami hanya berdialog dengan beberapa pihak karena otomatis terjadi konsolidasi di DPR,” ujarnya.

Hasto menilai, putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan sertifikat penyetaraan pendidikan (suket) Gibran memperkuat argumen bahwa syarat konstitusional calon presiden dan wakil presiden belum terpenuhi.

Baca juga: Mahfud MD Desak Proses Pidana Pembuatan Suket Gibran Usai Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi

Tak hanya itu, ia kembali menyinggung Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batasan usia minimal calon presiden dan wakil presiden yang menurutnya mengandung campur tangan kekuasaan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman Paman Gibran

Intervensi tersebut ditunjukkan dengan kasus pelanggaran etik berat yang dilakukan mantan Ketua MK Anwar Usman yang juga merupakan paman Gibran.

Tak hanya itu, Hasto juga menyinggung dugaan penyalahgunaan kekuasaan (penyalahgunaan kekuasaan) meloloskan Gibran sebagai calon wakil presiden dengan besaran bantuan sosial (bansos), mobilisasi partai coklat (parcok), dan sebagainya.

Terakhir, kita lengkapi gambaran berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan agar pasti diperbaiki oleh masyarakat, termasuk partai politik, katanya.

Unduh Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jokowi Hadiri Refleksi Sumpah Pemuda Bersama Relawan Gibran di Solo: Okezone News
Tak Hanya Soal Cinta, Film Terbaru Dian Sastrowardoyo Mengandung Konflik yang Diturunkan dari Generasi ke Generasi
Microsoft Memperbaiki Beberapa Masalah Keamanan di Pembaruan Windows Oktober 2026
Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Komering OKI, Basarnas Lakukan Pencarian – Update Sumsel
Kepala Basarnas Hadiri Penutupan Latsarmil Komcad ASN 2026
Gempa berkekuatan M 4,5 mengguncang Sumbawa
Antisipasi Demonstrasi di Jerman, KBRI Berlin Keluarkan Himbauan kepada WNI: Okezone News
Polemik Ijazah Gibran Memasuki Babak Baru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jokowi Hadiri Refleksi Sumpah Pemuda Bersama Relawan Gibran di Solo: Okezone News

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Tak Hanya Soal Cinta, Film Terbaru Dian Sastrowardoyo Mengandung Konflik yang Diturunkan dari Generasi ke Generasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Hasto mengatakan PDIP sedang berdialog dengan partai lain untuk menindaklanjuti polemik ijazah Gibran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Microsoft Memperbaiki Beberapa Masalah Keamanan di Pembaruan Windows Oktober 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Komering OKI, Basarnas Lakukan Pencarian – Update Sumsel

Berita Terbaru