Harau Bukit Fire semakin meluas, warga mempertanyakan tanggapan pemerintah kota Lima Puluh

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Lima Puluh Kota – Kebakaran hutan yang menghantam wilayah Bukit Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, memasuki hari keempatnya pada hari Minggu (07/20/2025).

Tetapi sampai sekarang, api belum padam dan terus berkembang, bahkan mendekati daerah perumahan.

Dari pengamatan di lapangan, api masih terlihat jelas untuk melahap kawasan hutan di perbukitan yang mulai menghitam karena terbakar.

Asap terkonsentrasi menyelimuti area tersebut, menandakan tingkat area yang terkena. Hotspot dilaporkan sekitar 100 meter dari daerah perumahan.

Sejumlah warga mengaku cemas tentang kondisi yang terus memburuk, apalagi belum ada penanganan besar -besaran dari pemerintah daerah.

“Sudah empat hari kebakaran, tetapi belum ada tanda -tanda padam. Petugas hampir tidak terlihat. Kami bertanya, di mana pemerintah daerah?” kata salah satu warga yang menolak disebutkan namanya.

Situasi ini mendorong beberapa warga untuk memadamkan secara manual dengan peralatan improvisasi. Terlepas dari risiko keselamatan, langkah itu terpaksa diambil untuk mencegah kebakaran dari rumah mereka.

Sampai berita ini terungkap, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota yang terkait dengan penanganan kebakaran.

Kurangnya informasi dan respons yang lambat dari pemerintah daerah telah menarik kritik dari publik.

Di bawah kepemimpinan Safni Rinto yang baru, penduduk berharap akan ada langkah cepat dan terkoordinasi untuk mengatasi kebakaran ini.

Namun sejauh ini, belum ada upaya konkret yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Pengamat bencana dari wilayah tersebut menganggap bahwa ketidakpastian penanganan memiliki potensi untuk memperburuk situasi, baik dalam hal dampak lingkungan dan kepercayaan publik pada pemerintah.

Jika tidak segera diambil langkah cepat dan terukur, tidak hanya kawasan hutan yang terancam pembakaran, tetapi juga hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang mulai terkikis oleh rasa kekecewaan.

[ad_2]

RubrikPos.com Network

Berita Terkait

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA
Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani
Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan
Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan
Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas
SMA Negeri 1 Payakumbuh perkuat sekolah ramah anak melalui pembekalan literasi digital oleh Diskominfo
KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah
Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...