Payakumbuh — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial yang semakin cepat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Payakumbuh mendorong anggotanya untuk memperkuat etika dan kepribadian agar mampu berdaya saing tanpa kehilangan jati diri.
Upaya itu diwujudkan melalui seminar sehari bertema “Etika Kepribadian” yang digelar di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Selasa (07/10/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi dan pembelajaran bagi anggota DWP dalam memperkuat karakter serta membangun kepribadian positif di tengah perubahan zaman.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, selaku pembina DWP, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi DWP Kota Payakumbuh yang dinilainya berhasil menghadirkan kegiatan penting untuk membentuk karakter perempuan tangguh dan beretika.
“Melalui seminar ini, saya berharap terbentuk pribadi yang beretika, berintegritas, dan mampu membangun kepercayaan dalam hubungan sosial demi kemajuan Kota Payakumbuh,” kata Zulmaeta.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan misi pertama RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2025–2029, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, SDM yang berkarakter hanya dapat tercapai bila memiliki pengetahuan yang memadai, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi perubahan.
Ketua DWP Provinsi Sumatera Barat, Ny. Arymbi Arry, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang sejalan dengan visi DWP nasional.
“DWP merupakan organisasi profesional yang memperkuat peran perempuan dalam pembangunan keluarga dan bangsa. Salah satu visinya adalah mewujudkan SDM yang berkompeten dan berdaya saing global,” ujarnya.
Penasehat DWP Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, menegaskan pentingnya seminar ini sebagai upaya membangun karakter perempuan yang kuat di berbagai bidang.
“Etika kepribadian penting bagi semua kalangan, karena karakter yang baik akan menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai,” katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Kota Payakumbuh, Ny. Elfriza Chece Rida, menyebut seminar ini bertujuan mengembangkan potensi diri dan memperluas wawasan anggota DWP tentang pentingnya etika dalam berorganisasi dan kehidupan sosial.
“Perempuan hebat bukan hanya dari perannya sebagai istri atau ibu, tetapi juga dari kemampuannya meningkatkan kapasitas diri dan menjadi teladan di lingkungannya,” ujarnya.
Seminar menghadirkan Nina Muzbar dari DPD Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) Sumatera Barat sebagai narasumber utama dengan materi “Etika Kepribadian dan Cara Membangun Be The Best Version of You.”
Nina menjelaskan bahwa kepribadian merupakan cerminan dari kombinasi unik sifat dan tindakan seseorang.
Ia mengajak peserta untuk membangun pola pikir positif, percaya diri, dan mampu memaafkan diri sendiri agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
“Jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri. Jangan bandingkan diri dengan orang lain, gunakan kemampuan kita untuk memberi manfaat bagi lingkungan,” pesannya.
Menurut Nina, 78 persen kesuksesan seseorang ditentukan oleh kemampuan berkomunikasi yang baik.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Payakumbuh, serta para pengurus dan anggota DWP se-Kota Payakumbuh. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Pemko Payakumbuh















