Payakumbuh — Pemko Payakumbuh menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran organisasi perempuan, terutama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), lewat pelantikan dan pengukuhan kepengurusan sejumlah organisasi, Kamis (15/05/2025).
Pelantikan yang digelar di Aula Ngalau, Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh ini turut mengukuhkan Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), Bunda PAUD dan Bunda Literasi.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman secara langsung melantik dan mengukuhkan para pengurus. Ia menekankan pentingnya sinergi organisasi perempuan dengan program-program pembangunan daerah.
“Organisasi seperti Dekranasda berperan besar dalam pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pengembangan industri kerajinan lokal. Pemko mendukung penuh peran strategis ini,” ujar Elzadaswarman.
Ia menyebut, organisasi perempuan dan kemasyarakatan adalah mitra penting pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan usia dini, kesehatan, literasi, hingga konsumsi pangan bergizi.
“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa peran aktif masyarakat, termasuk organisasi-organisasi ini sebagai sarana komunikasi sosial yang efektif,” tegasnya.
Dikesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, berharap agar seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan dedikasi tinggi.
Eni menyoroti peran Dekranasda sebagai motor penggerak sektor kerajinan dan UMKM lokal yang memiliki potensi besar mendongkrak perekonomian daerah.
“Dekranasda fokus pada peningkatan kualitas dan daya saing produk kerajinan daerah. Kami akan terus mendorong inovasi dan pemasaran agar kerajinan Payakumbuh bisa menembus pasar yang lebih luas,” kata Eni.
Ia juga menegaskan sinergi antarorganisasi akan memperkuat efektivitas program di lapangan.
“Kami yakin seluruh organisasi akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, demi mendukung kemajuan Payakumbuh secara menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harleni Mahyeldi menegaskan bahwa gerakan PKK dan organisasi perempuan bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi motor perubahan di tengah masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik, organisasi-organisasi ini bisa memberikan dampak di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya,” ujar Harleni.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, para Asisten dan Staf Ahli, Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta perwakilan organisasi perempuan se-Kota Payakumbuh. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Dekranasda Kota Payakumbuh















