Datuk Huzrin Hood Luncurkan Buku Biografi ‘Ketika Langkah Menjadi Sejarah’ — Batam Hari Ini

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATAMTODAY.COMTanjungpinang – Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke 70, Datuk Huzrin Hood meluncurkan buku biografinya yang berjudul “Ketika Langkah Menjadi Sejarah: 70 Tahun Huzrin Hood” di Balai Adat Indera Perkasa, LAM (Lembaga Adat Melayu) Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (30/10/2026) malam.

Buku setebal 430 halaman ini merekam perjalanan hidup, pemikiran, perjuangan dan pengabdian Datuk Huzrin Hood, salah satu tokoh penting yang memperjuangkan terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau. Datuk Huzrin Hood memperingati hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 27 Oktober 2026. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi sejarah sekaligus sumber inspirasi bagi generasi penerus di Kepulauan Riau.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono memberikan kata pengantar mengenai biografi tersebut dan menyampaikan pesan melalui video. Berikut pesan yang disampaikannya:

“Saya Purnawirawan Jenderal Hendropriyono mengucapkan selamat ulang tahun ke 70 kepada sahabat saya Huzrin Hood, pejuang yang bersama teman-temannya mendirikan Provinsi Kepri. kalian telah mengukir sejarah Indonesia khususnya Kepulauan Riau. Jayalah selalu saudaraku Huzrin Hood, bahagia selalu, sehat dan panjang umur.”
Selain itu, hadir juga teman-teman Huzrin Hood. Diantaranya, mantan Gubernur pertama Provinsi Kepri yang kini menjabat anggota DPD RI Ismeth Abdullah, mantan Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun, mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, mantan Bupati Rokan Hilir Wan Thamrin Hasyim dan masih banyak lagi kawan-kawannya.

Tak hanya ‘mantan’ saja yang hadir, juga Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni dan Ketua LAM Provinsi Kepri Dato’ Seri Setia Utama H. ​​Raja Al Hafiz.

Peluncuran buku tersebut menjadi kado istimewa, karena malam itu juga hadir istri, saudara, anak, mertua, dan cucu Datuk Huzrin Hood. Tak hanya hadir, mereka pun tampak membacakan puisi dan bernyanyi untuk sang kakek.

Salah satu sahabat Datuk Huzrin Hood yang hadir dan menyampaikan kesannya adalah mantan Wakil Kepala BIN Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi PR. Malam itu, Muchdi PR membeberkan pengalamannya bersama Datuk Huzrin Hood melakukan sejumlah operasi intelijen tertutup. Salah satunya adalah menghalangi pergerakan Riau Merdeka.

“Saya ingat, sekitar 25 tahun lalu, saya bersama teman saya Huzrin Hood berjuang mencegah pergerakan Riau Merdeka,” kata mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ke-16 itu.

Sementara itu, menjelaskan proses penulisannya, Huzrin mengatakan, penerbitan buku tersebut bermula dari dorongan dari pihak keluarga, terutama adik-adiknya yang menyarankan agar perjalanan hidupnya didokumentasikan dalam sebuah buku ketika ia menginjak usia 70 tahun.

Bahan penulisan awal berasal dari tiga buku yang sebelumnya disusun oleh sejumlah rekannya, termasuk Ketua Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, Ramon Damora, kata Datuk Huzrin Hood.

Ia menambahkan, materi-materi tersebut kemudian dikembangkan dengan menambahkan cerita masa kecil, perjalanan perjuangan, dan berbagai pengalaman yang dianggap penting untuk merekam perjalanan hidupnya.

Dari sejumlah materi tersebut, penulis merangkum dan menyusunnya kembali menjadi sebuah buku biografi yang diluncurkan pada Jumat malam.

Huzrin mengatakan, buku tersebut juga memuat pembahasan khusus mengenai proses terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau yang belum dibahas secara mendalam pada buku-buku sebelumnya.

Namun, diakuinya, tidak semua pengalaman pribadi diungkapkan secara detail. Menurutnya, ada beberapa hal yang sengaja tidak dicantumkan karena pertimbangan tertentu.

Huzrin juga mengungkapkan kemungkinan penerbitan edisi yang lebih lengkap, khususnya untuk mendokumentasikan perjalanan perjuangan terbentuknya Provinsi Kepri melalui Badan Kerja Pembentukan Provinsi Kepri (BP3KR).

Salah satu bagian penting dalam kisah perjalanan Huzrin adalah dinamika politik dan komunikasi yang terjadi pada masa perjuangan berdirinya Provinsi Kepulauan Riau.

Redaktur: Dardani

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ops Kepatuhan LK 2026, Polres Dumai Sita 25 Sepeda Motor
Mobil terbalik di lereng Bukit Tete, Bintan, viral diduga menggunakan pelat merah
BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Perairan Sewa Ambon
Kabur ke Medan setelah kasusnya viral! DPO Pencuri Dana ATM Pelalawan Akhirnya Ditangkap, Empat Orang Ditangkap
Pengusaha Lokal Investasi Hampir Rp 2.000 Triliun, Ini Laporan Kadin ke Prabowo
Tinjauan Lengkap – BMKG Sebut Tiga Wilayah Banten Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat
Jansen dari Partai Demokrat soal Putusan MA: Gibran Tak Lagi Memenuhi Syarat Jadi Wakil Presiden
Virus! Konsumen Mengklaim Emas 24 Karat Miliknya Hanya Dinilai 16 Karat Saat Dijual ke JEI
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:41 WIB

Ops Kepatuhan LK 2026, Polres Dumai Sita 25 Sepeda Motor

Minggu, 1 November 2026 - 15:20 WIB

Mobil terbalik di lereng Bukit Tete, Bintan, viral diduga menggunakan pelat merah

Minggu, 1 November 2026 - 15:03 WIB

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Perairan Sewa Ambon

Minggu, 1 November 2026 - 14:40 WIB

Kabur ke Medan setelah kasusnya viral! DPO Pencuri Dana ATM Pelalawan Akhirnya Ditangkap, Empat Orang Ditangkap

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Pengusaha Lokal Investasi Hampir Rp 2.000 Triliun, Ini Laporan Kadin ke Prabowo

Berita Terbaru

Headline

Ops Kepatuhan LK 2026, Polres Dumai Sita 25 Sepeda Motor

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:41 WIB

Headline

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Perairan Sewa Ambon

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:03 WIB