Ternate – istanafm.com. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate mengingatkan masyarakat Malut untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang disertai petir dan angin kencang selama tiga hari, mulai Jumat, 6 November hingga Minggu, 8 November 2026.
Prakiraan cuaca BMKG Ternate, Justia Galensong mengatakan, potensi hujan diperkirakan terjadi pada malam hari di sejumlah wilayah. Wilayah yang perlu diwaspadai kondisi tersebut antara lain Wasile, Maba, Kepulauan Mangoli, Pulau Taliabu dan sekitarnya.
Sementara pada dini hari, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Maluku Utara diperkirakan cerah berawan.
Kondisi cuaca ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Cuaca yang tidak menentu ini disebabkan peralihan musim panas ke musim hujan hingga awal tahun depan, kata Justia.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Maluku Utara berkisar 24-26 derajat Celcius dengan kelembaban udara 75-100 persen. Angin bertiup dari tenggara ke barat laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Selain hujan dan angin kencang, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi gelombang laut. Ketinggian gelombang di sebagian besar perairan Maluku Utara diperkirakan berkisar 0,5–2 meter.
Sejumlah perairan yang perlu mendapat perhatian antara lain perairan Morotai, Loloda, Batang Dua, dan perairan timur Halmahera. Kawasan ini berpotensi mengalami peningkatan tinggi gelombang.
BMKG meminta masyarakat khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca tidak stabil.
“Nelayan harus mengurangi aktivitasnya di tengah cuaca yang tidak menentu. Begitu pula dengan kapal penumpang kecil harus waspada saat melakukan aktivitasnya,” kata Justia. (Rifal)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














