BMKG Prediksi Hujan Lebat Akan Melanda Sejumlah Wilayah di Tengah Cuaca Kemarau

- Redaksi

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Meski secara umum cuaca panas masih terjadi di seluruh wilayah Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan ringan hingga lebat disertai petir akan terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin (28/9/2026).

Berdasarkan prakiraan cuaca yang diunggah melalui akun Instagram resmi @infoBMKG, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jambi, Pontianak, dan Tanjung Selor.

Sementara hujan sedang diprakirakan terjadi di Medan dan Nabire. Hujan ringan berpotensi terjadi di Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandung, Mamuju, Palu, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, cuaca cerah, berawan, hingga berawan pekat diperkirakan terjadi di Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Sedangkan Yogyakarta berpotensi mengalami udara berkabut. Di Sumatera, Banda Aceh diperkirakan berawan, sedangkan Bengkulu, Palembang, dan Pangkalpinang berpotensi berawan.

BACA JUGA:BMKG Prediksi Hujan Lebat 18 September 2026 di Beberapa Wilayah, Waspada Longsor

Bandar Lampung berpotensi mengalami asap atau kabut. Untuk wilayah Kalimantan, udara berkabut berpotensi terjadi di Samarinda dan Banjarmasin, sedangkan Palangkaraya berpotensi mengalami asap atau kabut.

Di Sulawesi, Makassar, Gorontalo, dan Manado prakiraan cerah hingga berawan sebagian. Sedangkan Kendari berpotensi mengalami asap atau kabut. Untuk wilayah Maluku dan Papua, Ternate, Ambon, dan Merauke diperkirakan berawan hingga berawan tebal.

BMKG mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Aceh hingga Lampung dan Samudera Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitasnya dengan kondisi pasang surut karena terdapat potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku.

BMKG mengingatkan, meski cuaca kering masih mendominasi, hujan lebat masih bisa terjadi secara lokal. Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan serta memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG.

Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Akan Ditunda

Musim hujan 2026/2027 diperkirakan akan datang terlambat di sebagian besar wilayah Indonesia. BMKG memperkirakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang masuk kategori sangat kuat.

BACA JUGA:BMKG memperkirakan musim kemarau tahun 2026 akan berakhir pada bulan Oktober

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan anomali suhu permukaan laut di Samudera Pasifik saat ini menunjukkan nilai +2,63. Kondisi tersebut merupakan indikator kategori El Nino sangat kuat yang diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun 2027.

Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan datang terlambat pada 529 zona musim atau mencakup 61,08 persen wilayah daratan Indonesia, kata Faisal dalam konferensi pers di Jakarta. BMKG memperkirakan datangnya musim hujan akan berlangsung bertahap. Sebagian wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026.

Pada November 2026, sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan. Selanjutnya pada bulan Desember 2026, musim hujan diperkirakan akan dimulai pada 266 ZOM yang mencakup sekitar 17,31 persen luas daratan Indonesia.

Artinya, masyarakat di sejumlah wilayah kemungkinan masih akan mengalami periode yang relatif lebih kering sebelum hujan mulai turun secara konsisten. Meski awal musim hujan diperkirakan tertunda, namun kondisi curah hujan pada musim ini belum tentu berada di bawah normal.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Roy-Tifa, Bonjowi: Ijazahnya Harus Diperiksa
(LENGKAP) Perbarui! Polisi Ungkap 139 Orang Jadi Korban Keracunan Gas Pabrik di Karawang
Basarnas Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Informasi Darurat
Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla
Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi
Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Roy-Tifa, Bonjowi: Ijazahnya Harus Diperiksa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:21 WIB

(LENGKAP) Perbarui! Polisi Ungkap 139 Orang Jadi Korban Keracunan Gas Pabrik di Karawang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Basarnas Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Informasi Darurat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Berita Terbaru

Headline

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:20 WIB