Bsinews.id, JakartaTemuan ulat bulu pada makanan bergizi gratis (MBG) yang diterima warga di Posyandu Lubuk Tanjung, Kabupaten Lubuklinggau Barat I, Sumsel, membuat Koordinator Wilayah (Korwil) Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lubuklinggau, Desi Puspasari, melakukan sidak langsung ke SPPG yang mendistribusikan makanan tersebut. Pemeriksaan rencananya akan dilakukan pada Jumat (6/11/2026) untuk mengetahui penyebab kejadian dan menyampaikan laporan kepada pimpinan, seperti dilansir Detikcom.
Desi membenarkan adanya ulat bulu pada beras MBG yang dibagikan kepada salah satu warga. Berdasarkan keterangannya, makanan yang ditemukan mengandung ulat bulu segera diganti agar tidak dikonsumsi oleh penerima manfaat.
Desi mengatakan, Kepala SPPG sudah membenarkan kejadian tersebut. Penggantian makanan dilakukan segera setelah diketahui temuannya.
Benar, kemarin sudah dikonfirmasi oleh Ketua SPPG. Saat kejadian langsung diganti, jadi saya tidak sempat makan (ulatnya), kata Desi Puspasari, Koordinator Wilayah SPPG Lubuklinggau.
Desi menduga ulat tersebut berasal dari beras yang digunakan untuk memasak nasi MBG. Dugaan ini didasari oleh kondisi ulat yang ditemukan mati.
“Saya kira dari beras karena ulatnya sudah mati,” kata Desi.
Meski awalnya mencurigai asal usul ulat tersebut, Desi belum memastikan penyebab munculnya benda tersebut. Pemeriksaan langsung terhadap SPPG distributor pangan akan dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Desi juga menjelaskan, hasil pemeriksaan akan diserahkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Keputusan mengenai kemungkinan pemberian sanksi terhadap SPPG bukan merupakan kewenangannya.
“Hari ini saya mengunjungi langsung SPPG dan memperbarui laporannya kepada pimpinan,” kata Desi.
Dia menegaskan, keputusan lebih lanjut terkait kejadian ini masih menunggu penilaian pimpinan setelah laporan pemeriksaan diterima.
“Hasilnya tinggal menunggu tindak lanjut dari pimpinan,” kata Desi.
Sebelumnya, video penampakan ulat di beras MBG beredar luas di media sosial. Makanan tersebut diterima warga melalui Posyandu Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.
Berdasarkan informasi dalam pemberitaan Detikcom, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (5/11/2026). Beras yang ditemukan mengandung ulat tersebut rencananya akan diberikan kepada balita penerima manfaat program MBG.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














