Penuhi Janji, Jokowi Tak Mau Lagi Ijazahnya ‘Kemana-mana’

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menolak permintaan tim kuasa hukum terdakwa Roy Suryo untuk menyerahkan dan menguji ulang surat keterangan fisiknya melalui laboratorium forensik yang transparan di persidangan.

Penolakan tersebut disampaikan Jokowi saat akhirnya tiba dan memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Hal ini sudah dijanjikan Jokowi beberapa waktu lalu.

Momen penolakan tersebut bermula dari pertanyaan tim kuasa hukum Roy Suryo yang menanyakan kesediaan Jokowi jika majelis hakim memerintahkan uji laboratorium forensik ulang. Tes tersebut dimaksudkan untuk membandingkan fisik ijazah asli Jokowi dengan berkas digital yang dianalisis terdakwa.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi mengutarakan dua alasan utama keberatannya. Pertama, dokumen ijazahnya telah melalui proses pengujian resmi oleh laboratorium forensik kepolisian. Kedua, dokumen ini bersifat privasi pribadi yang tidak boleh ditampilkan di depan umum.

“Saya keberatan Yang Mulia. Karena ijazah saya, ijazah saya sudah diuji di Labfor, Lab Forensik milik Polri. Sekarang ini ijazahnya adalah dokumen pribadi saya. Jadi, saya keberatan kalau ijazah itu dibawa kemana-mana saat itu,” tegas Jokowi.

Selain itu, saat ditanya mengenai kesesuaian detail ijazah fisik dengan dokumen elektronik yang beredar di media sosial X, Jokowi mengaku belum melakukan verifikasi mendalam.

Baca juga: Jokowi Sindir Roy Suryo soal Etika Penelitian Ijazahnya

“Saya tidak meneliti terlalu detail, Yang Mulia,” jelasnya.

Penolakan Jokowi menjadi poin krusial dalam pembuktian kasus tersebut. Dalam dakwaannya, jaksa menyatakan analisis Error Level Analysis (ELA) yang digunakan Roy Suryo dilakukan tanpa izin karena menggunakan sumber dokumen yang tidak sah tanpa izin atau verifikasi langsung dari Jokowi selaku pemilik asli dokumen tersebut.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BGN tidak meminta pengurangan relawan MBG, namun plafon operasional dapur dibatasi Rp 3.000 per porsi
Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu Ini Periode 6 – 12 November 2026: Waspadai Peningkatan Potensi Hujan di Tengah El Niño Sangat Kuat yang Masih Berlangsung – Potensi Hujan Sepekan Depan
BMKG Prakiraan Cuaca Makassar 7 November 2026
Demo di DPRK Pidie, Mahasiswa Tuntut Tanggung Jawab Dandim
Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Pengedar Sabu 217 Gram di Pekanbaru
Hadirkan Anies Baswedan, MaFIA Institute 2.0 FIA UB Bahas Tantangan Kebijakan Publik
Emma Waroka Ikut Tanggapi Aksi Boikot Ruben Onsu, Berikan Sindiran Mencolok: Susahnya Cari Makanan?
Sembilan Warga Garut Masih Hilang, Pencarian Kapal Virgo Dihentikan Setelah 53 Hari – Radar Garut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:45 WIB

BGN tidak meminta pengurangan relawan MBG, namun plafon operasional dapur dibatasi Rp 3.000 per porsi

Jumat, 6 November 2026 - 20:26 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu Ini Periode 6 – 12 November 2026: Waspadai Peningkatan Potensi Hujan di Tengah El Niño Sangat Kuat yang Masih Berlangsung – Potensi Hujan Sepekan Depan

Jumat, 6 November 2026 - 20:06 WIB

BMKG Prakiraan Cuaca Makassar 7 November 2026

Jumat, 6 November 2026 - 19:46 WIB

Demo di DPRK Pidie, Mahasiswa Tuntut Tanggung Jawab Dandim

Jumat, 6 November 2026 - 19:25 WIB

Penuhi Janji, Jokowi Tak Mau Lagi Ijazahnya ‘Kemana-mana’

Berita Terbaru

Headline

BMKG Prakiraan Cuaca Makassar 7 November 2026

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:06 WIB

Headline

Demo di DPRK Pidie, Mahasiswa Tuntut Tanggung Jawab Dandim

Jumat, 6 Nov 2026 - 19:46 WIB