RRI.CO.ID, Fakfak — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Siboru Fakfak memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Fakfak, Jumat, 6 November 2026. Prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai Jumat, 6 November pukul 09.00 WIT hingga Sabtu, 7 November 2026 pukul 09.00 WIT.
Berdasarkan data BMKG, hujan ringan diperkirakan terjadi pada siang hari di wilayah Kabupaten Bomberay, Fakfak, Fakfak Barat, Fakfak Tengah, Fakfak Timur, Fakfak Timur Tengah, Karas, Kayauni, dan Kokas. Sementara wilayah lainnya diperkirakan akan mengalami kondisi cerah hingga berawan pada pagi dan sore hari.
Memasuki malam hari, sebagian besar wilayah Kabupaten Fakfak diperkirakan akan mengalami cuaca berawan tebal. Kondisi mendung diperkirakan masih akan berlanjut hingga dini hari sehingga masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca saat beraktivitas.
BMKG mencatat suhu udara di Kabupaten Fakfak berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celcius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Distrik Fakfak Timur, sedangkan suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celcius di Distrik Karas.
Kelembapan udara diperkirakan berada pada kisaran 61 hingga 100 persen di seluruh wilayah pengamatan. Arah angin dominan datang dari barat, barat laut, dan utara dengan kecepatan berkisar antara 3 hingga 14 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, pola angin di perairan utara Fakfak diperkirakan bertiup dari barat daya hingga barat laut. Sementara di perairan selatan Fakfak, angin diperkirakan bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 2 hingga 20 knot.
BMKG juga memberikan prakiraan pasang surut air laut di wilayah Fakfak, dengan kondisi pasang surut diperkirakan terjadi pada pukul 00.00 hingga 01.00 WIB dan mencapai ketinggian 2,1 meter. Sedangkan kondisi air surut diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIT dengan ketinggian mencapai 0,8 meter.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi nelayan dan pengguna transportasi laut. Kapal nelayan perlu memperhatikan kondisi kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal tongkang beresiko bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada dan mengutamakan keselamatan dalam segala aktivitas, baik di darat maupun di perairan. Informasi prakiraan cuaca terkini dapat dipantau melalui siaran RRI Pro 1 Fakfak atau media sosial resmi BMKG Fakfak di Instagram @bmkgfakfak.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














