Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan (beritajatim.com) – Jumlah permohonan unjuk rasa pada tahun 2026 di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun peningkatan tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah demonstrasi yang dilakukan.

Berdasarkan data yang dihimpun melalui diskusi publik bertajuk ‘Demonstrasi Industri’ yang digelar Karang Taruna Pamekasan, di Jagad Cafe, Jalan Sekar Putih, Desa Laden, Pamekasan, Rabu (4/11/2026). Sepanjang tahun 2025 akan ada 190 aplikasi demonstrasi. Dari jumlah tersebut, terdapat 157 permohonan atau 82,63 persen yang dibatalkan, dan yang benar-benar dilakukan hanya 33 penindakan atau 17,37 persen.

Sedangkan pada tahun 2026, jumlah permohonan demonstrasi bertambah menjadi 205. Dari jumlah tersebut, sebanyak 175 permohonan atau 85,37 persen dibatalkan dan yang dilakukan hanya 30 penindakan atau 14,63 persen.

Data tersebut menunjukkan jumlah permohonan demonstrasi pada tahun 2026 bertambah 15 permohonan atau meningkat 7,89 persen dibandingkan tahun 2025. Namun jumlah permohonan demonstrasi yang dibatalkan juga bertambah 18 permohonan atau meningkat 11,46 persen. Sebaliknya, terjadi tiga kali demonstrasi lebih sedikit atau terjadi penurunan sebesar 9,09 persen.

“Jika dilihat dari persentasenya, tingkat pembatalan demonstrasi pada tahun 2026 meningkat sebesar 2,74 poin persentase dibandingkan tahun 2025. Sementara itu, persentase pembatalan demonstrasi yang terjadi turun dari 17,37 persen menjadi 14,63 persen,” kata Kepala KPK Polres Pamekasan, Aiptu Rofik Haryadi.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa dari seluruh usulan demonstrasi selama dua tahun, sebagian besar tidak membuahkan hasil di lapangan. Artinya demonstrasi itu dilindungi, kami pastikan pematerinya tertib, tidak anarkis, dan tidak mengganggu ketertiban umum, ujarnya.

Sebab, disadari atau tidak, penyampaian aspirasi yang berujung ricuh tidak hanya berdampak pada masalah keamanan, tapi juga kerugian bagi masyarakat Pamekasan, termasuk sektor industri yang juga berpotensi membuat investor enggan masuk ke Pamekasan, tambahnya.

Meski jumlah permohonan unjuk rasa meningkat, namun realisasi aksi justru menunjukkan tren menurun. Kondisi ini menggambarkan dinamika penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Pamekasan.

Oleh karena itu, ia sangat berharap kepada generasi muda khususnya Karang Taruna untuk mengambil peran dalam membangun budaya kritis dengan sikap yang dewasa. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan pemerintah dan permasalahan sosial tetap diperlukan, asalkan kritik tersebut disampaikan dengan data, argumentasi, dan gagasan yang konkrit.

“Kritik itu perlu, kami di Polri sebenarnya suka kalau anak muda kritis, tapi kritis dengan cara yang benar. Jadi sampaikan dengan surat pemberitahuan, tertib dan selesai tepat waktu,” tutupnya. (disematkan/ditandai)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut
Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif
Gempa M4.0 Berpusat di Laut Barat Laut Karatung, BMKG Sampaikan Data Awal
Perintah Presiden Prabowo, Mentan Amran hadir di tengah-tengah peternak Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan
Basarnas Kerahkan RIB dan Tujuh Personel Cari Kru Kapal Putra Bugis yang Hilang di Laut Jawa – Kalimantan Kita
Update jadwal dan daftar Hp Xiaomi, Redmi & Poco yang bisa mendapatkan HyperOS 4
9 Hakim MK Gugatan Ijazah Gibran Tak Melanggar Etika, MKMK Singgung Fenomena Peradilan Dunia
Anies Baswedan Beri Kabar Duka…
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:25 WIB

Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Penyadapan Prabowo Terkait dengan “Geng Solo”, Habiburokhman Minta Motif Listyo Sigit Diusut

Kamis, 5 November 2026 - 17:45 WIB

Pengajuan Re-Suket dan Upaya Hukum Luar Biasa: Tim Hukum Gibran Bisa Ambil Perlindungan di Balik Putusan TUN Non-Retroaktif

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Gempa M4.0 Berpusat di Laut Barat Laut Karatung, BMKG Sampaikan Data Awal

Kamis, 5 November 2026 - 17:06 WIB

Perintah Presiden Prabowo, Mentan Amran hadir di tengah-tengah peternak Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan

Berita Terbaru