Hati-Hati! PSI Beri Sinyal Datangkan Massa Besar Kawal Jokowi di Sidang Ijazah Palsu Hari Ini: Maaf Kalau Masyarakat Terganggu

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kamis, 5 November 2026 – 03:06 WIB

Jakarta, VIVA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi sinyal akan mengerahkan massa pendukungnya untuk mengawal kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) hari ini.

Jokowi Jadi Saksi dalam Sidang Kasus Ijazah Palsu, PN Jaktim Batasi Pengunjung Maksimal 80 Orang

Sinyal tersebut disampaikan melalui pengumuman permintaan maaf yang disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPW) dan Fraksi PSI DKI Jakarta kepada publik.

PSI meminta maaf jika kehadiran pendukung dalam jumlah besar akan menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lapangan.

img_title

Pengakuan Budi Arie soal kekuatan politik Jokowi meski bukan presiden: tetap dipercaya rakyat

Pengumuman tersebut disampaikan melalui keterangan resmi PSI Jakarta pada Rabu (4/11/2026) tengah malam.

Dalam pemberitahuannya, PSI secara khusus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melewati sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

img_title

Ditanya Soal Jokowi Berpotensi Diperiksa Kasus Dugaan Penyadapan, Yusril: Kami Tak Bisa Apriori

Mereka mengakui kehadiran suporter berpotensi mengganggu aktivitas dan perjalanan masyarakat.

Terkait sidang ijazah Pak Joko Widodo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 5 November 2026, kami menyadari kehadiran massa dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi, demikian keterangan tertulis DPW PSI DKI Jakarta.

Untuk itu kami mohon maaf kepada masyarakat khususnya pengguna jalan di sekitar PN Jakarta Timur yang aktivitas dan perjalanannya mungkin terganggu.

“Terima kasih atas pengertiannya,” kata pihak bergambar gajah itu.

PSI Jakarta mengumumkan akan mengawal Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

PSI Jakarta mengumumkan akan mengawal Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Sementara itu, Jokowi dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait dugaan ijazah palsu.

Kasus ini melibatkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa.

Pernyataan permintaan maaf PSI Jakarta juga mengindikasikan adanya potensi mobilisasi massa pendukung Jokowi untuk mengawal jalannya acara.

Sebelumnya, rumor terkait rencana kedatangan kelompok massa pendukung mantan presiden sempat beredar.

Hal tersebut dibocorkan Dokter Tifa selaku terdakwa melalui akun media sosial X @DokterTifa pada Senin (2/11/2026).

Dokter Tifa mengaku mendapat informasi mengenai rencana pengerahan massa dari seseorang yang disebut sebagai informan lapangan.

Informasi tersebut terkait dugaan rencana pengerahan 10 bus di luar massa PSI untuk datang ke PN Jaktim.

Halaman Berikutnya

“Untuk melindungi junjungannya sekaligus bersiap menimbulkan kekacauan sehingga persidangan (jika menjadi persidangan) tidak kondusif,” tulis Dokter Tifa.

Halaman Berikutnya


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Tindak pidana penyadapan berpotensi menjadi makar
BMKG: Jakarta Potensi Hujan Ringan Siang Ini
Mitra Dapur MBG Minta BGN Tidak Sering Mengubah Kebijakan
Basarnas Kerahkan 6 Penyelam untuk Evakuasi Awak Helikopter yang Jatuh di Kalimantan Tengah
Prabowo Pecat Listyo Sigit, Tunjuk Letjen TNI Aryo Windu Tomo sebagai Pj KSP — Batam Hari Ini
Seruan STFT Jakarta: Bela Rakyat, Evaluasi MBG, Stop Bungkam
Cuaca Palembang Hari Ini: (Peringatan BMKG) Potensi Hujan, 24–30°C
Wakil Kapolda dan Ditres Narkoba Polda Lampung
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:45 WIB

Tindak pidana penyadapan berpotensi menjadi makar

Kamis, 5 November 2026 - 05:25 WIB

BMKG: Jakarta Potensi Hujan Ringan Siang Ini

Kamis, 5 November 2026 - 05:05 WIB

Mitra Dapur MBG Minta BGN Tidak Sering Mengubah Kebijakan

Kamis, 5 November 2026 - 04:45 WIB

Basarnas Kerahkan 6 Penyelam untuk Evakuasi Awak Helikopter yang Jatuh di Kalimantan Tengah

Kamis, 5 November 2026 - 04:25 WIB

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Tunjuk Letjen TNI Aryo Windu Tomo sebagai Pj KSP — Batam Hari Ini

Berita Terbaru

Headline

Tindak pidana penyadapan berpotensi menjadi makar

Kamis, 5 Nov 2026 - 05:45 WIB

Headline

BMKG: Jakarta Potensi Hujan Ringan Siang Ini

Kamis, 5 Nov 2026 - 05:25 WIB

Headline

Mitra Dapur MBG Minta BGN Tidak Sering Mengubah Kebijakan

Kamis, 5 Nov 2026 - 05:05 WIB