Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda) mengawal gelombang pergerakan penyampaian pendapat ribuan peserta demonstrasi yang tersebar di 61 lokasi di berbagai wilayah Ibu Kota Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Baca juga: Dari Sawit hingga Tambang, WALHI Soroti Titik Panas di Wilayah Konsesi
Peta Lokasi Utama Penumpukan Massa
Polisi memetakan 3 wilayah utama yang menjadi pusat kerumunan terbesar di DKI Jakarta. Jalur tersebut meliputi Jalan Medan Merdeka Barat di sekitar Istana Negara, kawasan Bundaran HI, hingga Komplek Gedung DPR/MPR RI.
Massa di sekitar Istana Negara memilih berkumpul dan berorasi di sekitar Taman Pandang Monas. Akumulasi peserta di 3 lokasi sentral tersebut langsung mendapat pengawasan ketat dari Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda).
Titik Tuntutan Aksi Massa di Jakarta
Sebanyak 500 mahasiswa Universitas Trisakti bergerak menuju Istana Merdeka sambil membawa Tri Tuntutan Rakyat (Tritura). Mereka mendesak pemulihan sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, penghapusan rangkap jabatan, penegakan hukum perdata, dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, BEM UI, Panitia SADAR, dan Eva Celia yang tergabung dalam Aliansi #IndonesiaSadar memilih memadati kawasan Bundaran HI. Kelompok ini menuntut agar karhutla nasional ditetapkan sebagai bencana nasional, pengurangan biaya pendidikan, peningkatan alokasi APBN, dan jaminan kebebasan berekspresi.
Polisi memulangkan 19 peserta protes yang ditahan pada Rabu malam setelah memberikan pengarahan di markas. Di lokasi terpisah, aksi demonstrasi juga terjadi di depan Kementerian UMKM yang dilakukan oleh Gerakan Ojol Indonesia Bersatu dan Gedung DPR RI.
Jalur Jalan Alternatif untuk Mengurangi Kemacetan
Petugas kepolisian menyiapkan penyesuaian arus lalu lintas situasional di sekitar jalan protokol Jakarta Pusat untuk mencegah kemacetan parah. Pengalihan lalu lintas tersebut menyasar kendaraan yang melintasi Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Gatot Subroto.
Pengendara diimbau memilih jalur perjalanan alternatif dan rajin memantau laporan lalu lintas terkini sebelum berpindah. Langkah ini penting untuk menghindari kemacetan di 3 titik pusat penumpukan massa hingga situasi kembali aman.
Baca juga: Dampak Hutan dan Kehutanan Kalimantan, 47 Orangutan di Pusat Rehabilitasi Terkena ISPA
Jadi Warginet, gelombang demonstrasi di Jakarta mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keamanan kolektif di ruang publik. Selalu utamakan keselamatan diri dan ikuti instruksi petugas lapangan saat melintasi jalur yang berpotensi padat.
Sumber: Berbagai sumber
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














