Rabu, 28 Oktober 2026 – 09:53 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Dapur MBG 3T Indonesia, Hilarius Onesimus M. Jong, SH., MH., Foto: Dokumentasi pribadi
jpnn.comJAKARTA – Asosiasi Pengelola Dapur Pangan Bergizi Gratis (MBG) 3T Indonesia mempertanyakan belum adanya kepastian operasional dapur 480 MBG di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) yang diluncurkan pada 2 Oktober 2026.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Dapur MBG 3T Indonesia, Hilarius Onesimus M. Jong, SH., MH., mengungkapkan keprihatinannya karena hingga saat ini dapur-dapur tersebut belum beroperasi dan anak-anak di wilayah 3T belum menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data dan informasi yang kami terima, dapur MBG 3T sebanyak 480 unit telah diluncurkan pada 2 Oktober 2026, namun hingga saat ini belum beroperasi, kata Hilarius di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Ia mempertanyakan alasan peluncuran jika tidak dilakukan operasional, padahal layanan MBG saat ini lebih banyak menyasar wilayah perkotaan.
“Mengapa 480 dapur ini diluncurkan padahal selama ini anak-anak di kawasan 3T belum menerima manfaatnya? Yang kita lihat saat ini layanan MBG sebagian besar berada di perkotaan, sedangkan dapur di kawasan 3T dibiarkan tanpa kepastian operasional,” tegasnya.
Hilarius menyoroti kesenjangan penerimaan manfaat antara anak-anak di perkotaan dan daerah terpencil.
Ia mempertanyakan apakah anak-anak di daerah 3T harus terus menunggu hanya karena tinggal jauh dari pusat pemerintahan.
“Mengapa hanya anak-anak di kota yang bisa menikmati makanan bergizi, sementara anak-anak di daerah terpencil hanya melihat bangunan dapur berdiri tanpa ada kepastian kapan mereka bisa menikmati makanan bergizi? Apakah mereka kalah penting dibandingkan anak-anak di perkotaan?” dia bertanya.
Asosiasi Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3T Indonesia mempertanyakan belum adanya kepastian operasional 480 dapur MBG di wilayah 3T.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














