HMI Pekanbaru Kembali Demo DPRD Riau Tuntut Kaderismanto Bertemu Massa, Desak Penanganan Karhutla

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inforiaau – 28 Oktober 2026 | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Riau, Selasa (27/10/2026). Aksi lanjutannya, HMI Pekanbaru Kembali Demo di DPRD Riau Menuntut Kaderismanto Temui Massa secara Langsung, Tak Melalui Perwakilan. Mereka menilai jawaban anggota dewan terhadap demonstrasi sebelumnya kurang memuaskan dan tidak menyentuh substansi permasalahan.

Aksi yang berlangsung hingga sore hari itu diwarnai dengan silih bergantinya sambutan dari para mahasiswa. Koordinator lapangan Rayhan menegaskan, kedatangan mereka kali ini untuk memastikan tuntutan warga Riau, khususnya terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), benar-benar didengar oleh pimpinan DPRD Riau. “Kami kembali ke DPRD Riau karena kurang puas dengan jawaban anggota dewan pada minggu sebelumnya. Kami ingin bertemu langsung dengan Ketua DPRD Riau,” kata Rayhan dalam orasinya.

Massa menolak ketika beberapa perwakilan DPRD Riau berusaha menemui mereka. Para mahasiswa bersikukuh hanya ingin bertemu dengan Ketua DPRD Riau Kaderismanto. “Hadirkan Ketua DPRD Riau Kaderismanto di hadapan kami!” teriak Rayhan yang disambut sorak sorai penonton. Sikap tersebut menunjukkan HMI Pekanbaru Kembali Demonstrasi Bersama DPRD Riau Menuntut Kaderismanto Bertemu Massa menjadi sorotan utama aksi ini, bukan sekadar formalitas dalam menyampaikan aspirasi.

Mendesak Pemerintah Serius dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Selain menuntut kehadiran Ketua DPRD Riau, mahasiswa juga menyoroti persoalan karhutla yang terus berulang setiap tahunnya. Mereka menilai Pemprov Riau tidak serius menyelesaikan permasalahan tersebut. “Pemprov Riau tidak serius menyelesaikan permasalahan karhutla ini. Buktinya kabut asap ini sudah menjadi agenda tahunan di Riau,” teriak Rayhan di depan kantor DPRD Riau.

Massa juga mengecam Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Menurut mereka, pemerintah pusat belum mampu menyelesaikan permasalahan karhutla yang kembali mengancam Riau. Kritik tersebut merupakan bagian dari tuntutan yang mereka sampaikan, seiring dengan isu HMI Pekanbaru Kembali Demo DPRD Riau Menuntut Kaderismanto Temui Massa yang terus beredar.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah poster dan spanduk yang menuntut pemerintah daerah dan pusat bekerja sama mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Mereka juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan bencana kabut asap yang selalu terjadi setiap musim kemarau.

DPRD Riau Minta Respon Cepat

Hingga berita ini ditulis, mahasiswa masih berdiri di depan kantor DPRD Riau sambil menyampaikan tuntutannya dan menunggu kehadiran Ketua DPRD Riau. Mereka berjanji akan terus bertahan hingga tuntutannya dipenuhi. Aksi ini menjadi catatan penting bagi DPRD Riau, khususnya dalam menyikapi langsung aspirasi masyarakat.

Pengamat politik lokal menilai aksi yang dilakukan HMI Pekanbaru, DPRD Riau Kembali Demo, Menuntut Kaderismanto Bertemu Massa menunjukkan jarak antara wakil rakyat dan konstituen. Menurut dia, kehadiran langsung pimpinan DPRD akan menjadi sinyal positif bahwa legislatif serius mendengarkan keluhan masyarakat.

DPRD Riau sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut tersebut. Namun, beberapa pegawai di Kantor DPRD tampak berusaha menenangkan massa dan berjanji akan menyampaikan aspirasinya kepada pimpinan. Para mahasiswa tetap teguh pada pendiriannya untuk tidak pergi hingga ditemui Ketua DPRD Riau.

Dengan Aksinya, HMI Pekanbaru Kembali Demo di DPRD Riau Menuntut Kaderismanto Berkumpul Massa Sebagai Bukti Mahasiswa Tetap Konsisten Mengawal Masalah Lingkungan Hidup dan Tata Kelola Pemerintahan. Tuntutan mereka sederhana: kehadiran langsung para pemimpin untuk mendengarkan dan mencari solusi bersama.

Kesimpulannya, kelanjutan aksi HMI Pekanbaru di Kantor DPRD Riau menegaskan bahwa persoalan karhutla dan respon pemerintah masih menjadi perhatian serius generasi muda. Mahasiswa menuntut pertemuan langsung dengan Ketua DPRD Riau Kaderismanto sebagai bentuk tanggung jawab politik. Jika tuntutan ini tidak ditanggapi, bukan tidak mungkin aksi serupa akan terulang kembali dengan massa yang lebih besar.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026 Hari Ini di Bundaran HI: BEM UI Ajukan 5 Tuntutan Kuat, “Lakukan atau Keluar!”
Kode Redeem FF Terbaru 13 Oktober 2026: Diamond & Skin Gratis
BMKG Prediksi Hujan di Yogyakarta 28 Oktober 2026
Update Klasemen Liga Super: Raih 18 Poin, Persija Jakarta Kokoh di Puncak
BEM UI: Ego Prabowo-Gibran jadi penghambat karhutla mendapat status bencana nasional
BMKG memprakirakan Manado cerah pada 28 Oktober 2026
PDIP Respon Positif Upaya Hak Angket Ijazah Gibran, Ade: Tak Ada Urgensi, Hanya Buang-buang Anggaran
Wapres Gibran Apresiasi Perempuan Pengelola Bank Sampah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026 Hari Ini di Bundaran HI: BEM UI Ajukan 5 Tuntutan Kuat, “Lakukan atau Keluar!”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Kode Redeem FF Terbaru 13 Oktober 2026: Diamond & Skin Gratis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:20 WIB

BMKG Prediksi Hujan di Yogyakarta 28 Oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Update Klasemen Liga Super: Raih 18 Poin, Persija Jakarta Kokoh di Puncak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:40 WIB

HMI Pekanbaru Kembali Demo DPRD Riau Tuntut Kaderismanto Bertemu Massa, Desak Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Headline

BMKG Prediksi Hujan di Yogyakarta 28 Oktober 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 04:20 WIB