warta Hukumnews.net
WH. bogor – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor pada Sabtu (24/10/26).
Keluar dari mobil Jokowi, ia datang dengan mengenakan kemeja putih berlambang PSI di dada kanan, dan topi putih dengan warna senada. Kedatangannya disambut sangat antusias oleh Jokowi dan Kaesang. Kehadiran Jokowi dan Kaesang menarik perhatian pada Rakor PSI di Sentul Bogor.
Keduanya tiba di SICC dan disambut Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali dan juga Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina serta seluruh pengurus partai yang sebelumnya sudah berada di lokasi.
Jokowi datang bersama putranya, Kaesang Pangarep yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSI, dan langsung disambut kader yang sudah menunggu di lokasi.
Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih berlogo PSI di bagian dada dan topi berwarna putih. Sedangkan Kaesang tampil mengenakan pakaian berwarna putih dan topi berlambang gajah berkepala merah.
Sesampainya di lokasi, Jokowi dan Kaesang langsung menuju ruang acara. Dalam perjalanan, keduanya melayani sejumlah kader PSI yang mengajak mereka berfoto bersama.
Momen tersebut turut mewarnai kedatangan keduanya jelang acara Rakorda dimulai.
Selain Jokowi & Kaesang, turut hadir di lokasi tersebut Waketum Bro Ron (Ronald Sinaga), Ketua Harian DPP H. Ahmad Ali, Ketua Divisi Politik Bestari Barus, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiyansyah Semar, Pasukan Gibran, Garuda Gibran, Tim Media Sosial Ring 1 Agri serta Ketua Youtuber Nusantara, Fanani, Content Creator Mosanto, Ketua OKK Punggawa Kaesang Cakra Langit, Ketua DPW PSI Jabar, Abang Ijo Hapidin, Ketua OKK DPW PSI Jabar yang juga Anggota DPRD Provinsi Iwan Koswara, Ketua DPD PSI Kota Bogor Sugeng Teguh Santosa, Pengurus DPD PSI Kabupaten Bogor, serta PC PSI Kabupaten Bogor.
Rapat Koordinasi PSI juga memuat agenda pengukuhan pengurus PSI wilayah Kabupaten Bogor. Sebelum Jokowi dan Kaesang tiba, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali terlebih dahulu menyampaikan pidato di hadapan para kader.
Ia mengajak generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik, dan ikut ambil bagian dalam upaya perbaikan kehidupan politik di Indonesia. Menurut Ahmad Ali, keterlibatan generasi muda diperlukan agar politik tidak hanya didominasi kelompok tertentu.
Politik bukan milik orang kaya, bukan milik raksasa, bukan milik partai, tapi politik adalah harapan seluruh rakyat Indonesia, kata Ahmad Ali dalam sambutannya.
Ahmad Ali menilai salah satu hal yang membuat generasi muda enggan terjun ke dunia politik adalah kekecewaan terhadap praktik politik yang dinilai masih diwarnai berbagai persoalan keluarga. Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda untuk menggunakan hak politiknya dan turut serta mendorong perubahan.
Ia juga mengajak generasi muda tidak hanya mengkritisi keadaan, tapi juga mengambil bagian dalam proses politik melalui partisipasi di partai dan pemilihan umum. Untuk itu ajaklah seluruh generasi muda untuk membiarkan kita menggunakan hak politik kita, ujarnya.
Ahmad Ali juga menyinggung pentingnya kehadiran orang-orang yang memiliki komitmen moral dalam berpolitik.
Menurutnya, sikap tidak peduli politik justru bisa memberikan ruang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menentukan arah kehidupan politik.
Ia juga meminta generasi muda yang selama ini enggan terlibat untuk mempertimbangkan partisipasi aktif dalam politik.
Karena ketika orang baik diam, maka memberikan kesempatan kepada orang jahat untuk mengontrol politik di Indonesia, kata Ahmad Ali.
Senada dengan Ali, Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina juga berharap agar Jokowi masuk dalam kepengurusan DPP PSI.
Harapan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul.
Rena mengatakan, permintaan agar Jokowi bergabung dengan pengurus pusat merupakan cita-cita Kad
Rena mengatakan, permintaan Jokowi bergabung ke kepengurusan pusat merupakan aspirasi kader PSI di berbagai tingkatan, mulai dari pengurus daerah hingga cabang.
“Itu aspirasi dari teman-teman daerah, aspirasi dari pengurus cabang, pengurus kecamatan, mereka juga bertanya kepada saya pak, kapan jadi pengurus PSI.” katanya.
Dalam sambutannya, Rena juga menjelaskan perkembangan pembentukan struktur organisasi PSI di Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, pembentukan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPRT) sudah mencapai 96 persen.
“Saya bilang 96 persen, sisanya 4 persen,” kata Rena.
Ia juga menyampaikan sasaran politik PSI Kabupaten Bogor. Partainya menargetkan satu kursi di DPR RI, satu kursi di DPRD Jawa Barat, dan enam kursi di DPRD Kabupaten Bogor. Targetnya 1 kursi di Senayan, 1 kursi DPRD Jabar, 6 kursi di seluruh dapil Kabupaten Bogor,” tutupnya.
Wartawan: Rachman/Hoeriyah.
Redaktur: Ida
Tampilan: 55
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














