Kartu Merah Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, jalanan kembali menjadi tempat berkumpulnya suara-suara yang tak pernah menemukan jawaban untuk berkumpul dalam aksi Kartu Merah. Kamis (22/10) sekitar pukul 13.00 WITA, sebagian Jalan Perintis Independen dikuasai massa.

Di depan Gerbang 1 Universitas Hasanuddin (Unhas), jaket almamater berwarna merah berpadu dengan kerudung dan penutup muka berwarna hitam. Deru kendaraan dan terik matahari, tuntutan demi tuntutan mulai terlontar dari megafon para pendemo.

Tuntutannya disampaikan orator dan massa memadati lokasi aksi Kartu Merah di Gerbang 1 Unhas

Tinju diangkat secara bersamaan, selembar kertas putih terangkat, “Tidak ada perubahan tanpa perlawanan.” Di sisi lain, terlihat spanduk berwarna biru terbentang di aspal, menempel pada bambu dan batu agar tidak terbawa angin.

Para peserta aksi mengacungkan tinju ke udara saat berpidato
Para peserta aksi mengacungkan tinju ke udara saat berpidato
Makalah pengunjuk rasa dengan kata-kata
Kertas pengunjuk rasa bertuliskan “Tidak ada perubahan tanpa perlawanan” terpampang di tengah massa protes
Spanduk berwarna biru terbentang di aspal jalan
Spanduk berwarna biru terbentang di aspal jalan

Di bawah langit biru pucat yang tertutup polusi udara, para orator bergantian berseru. Salah satu dari mereka meminta penonton untuk melihat ke atas, menanyakan apakah langit yang mereka lihat masih benar-benar biru.

Jawabannya ada di atas kepala kita, asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat udara di Makassar semakin pengap, seru salah satu orator.

Seorang peserta aksi berjalan di antara massa yang duduk dan berdiri di tengah jalan
Seorang peserta aksi berjalan di antara massa yang duduk dan berdiri di tengah jalan
Para peserta aksi duduk di atas ban bekas dan berada tepat di tengah-tengah lingkaran pengunjuk rasa
Para peserta aksi duduk di atas ban bekas dan berada tepat di tengah-tengah lingkaran demonstran

Matahari mulai condong ke barat, pertanda sore akan segera tiba. Gelas minuman plastik bekas berserakan di aspal, sementara suara massa belum juga mereda.

Fitriani Andini

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

“Where the Ashes Hide”, Eksplorasi Gelap Terbaru Costive
Bestari Bantah Bicara Bro Ron Soal Kader Ingin Jokowi Jadi Ketum PSI: Tidak
Demo Mahasiswa Semarang Berakhir Kondusif, Kapolda Jateng Masih Tuduh Aksi Dicurangi
Anggota DPRD Mempawah Choirussaib Ditahan Usai Video Pembakaran Lahan Viral
Undangan Jokowi menghadiri sidang kasus ijazah
Kisah Abbas, Ayah yang Mengubah Hobi Anaknya Bermain Sepak Bola Menjadi Berkah yang Viral
Nightwatch Game Horor Lokal di Museum: Rilis Demo Gratis di Steam
BMKG Waspada Potensi Banjir Rob di Pesisir Kabupaten Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:20 WIB

“Where the Ashes Hide”, Eksplorasi Gelap Terbaru Costive

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Bestari Bantah Bicara Bro Ron Soal Kader Ingin Jokowi Jadi Ketum PSI: Tidak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Demo Mahasiswa Semarang Berakhir Kondusif, Kapolda Jateng Masih Tuduh Aksi Dicurangi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Anggota DPRD Mempawah Choirussaib Ditahan Usai Video Pembakaran Lahan Viral

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Undangan Jokowi menghadiri sidang kasus ijazah

Berita Terbaru

Headline

“Where the Ashes Hide”, Eksplorasi Gelap Terbaru Costive

Jumat, 23 Okt 2026 - 01:20 WIB

Headline

Undangan Jokowi menghadiri sidang kasus ijazah

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB