Sebanyak 136 siswa dan satu guru di SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diduga mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (8/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin mengatakan, Pemprov Jateng telah memberikan sejumlah masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemberian masukan tersebut sekaligus menyikapi terjadinya sejumlah kasus dugaan keracunan MBG di beberapa daerah di Jawa Tengah pada bulan ini.
“Kemarin kita sudah memberikan masukan, baik ke BGN, ke pemerintah pusat, mengenai hal-hal yang perlu diserahkan, perizinan, ada (terkait) kebersihan, ada halal, lalu SOPnya jangan membuang-buang. Kita harus benar-benar bertanggung jawab,” kata Yasin saat ditanya soal kasus keracunan MBG khususnya di Kabupaten Pati yang ditetapkan sebagai kejadian luar biasa, Senin (21/9/2026).
Yasin menambahkan, pihaknya juga memberikan saran terkait pengadaan bahan baku oleh unit pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). “Pengadaan barang harus benar-benar selektif dan harus merangkul UMKM dan petani,” ujarnya.
Sementara itu terkait pendistribusian dan penyajian MBG, Yasin kembali mengingatkan BGN mengenai pentingnya ketepatan waktu. Dijamin tepat waktu. Karena SPPG melayani dalam jumlah besar dan posisinya tidak di tempat yang sama, ujarnya.
“Kami putuskan ke sana dan sudah kami laporkan ke pemerintah pusat, karena tugas kami hanya mengawasi. Keputusan di atas,” tambah Yasin.
Sepanjang September 2026, kasus dugaan keracunan MBG terjadi di sejumlah sekolah di beberapa daerah di Jawa Tengah, antara lain di Rembang, Blora, dan Pati. Berdasarkan perhitungan Republikjumlah pelajar yang terdampak mencapai lebih dari 1.400 orang. Mereka mengalami gejala seperti mual, mulas, muntah dan diare. Puluhan pelajar terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan dirawat di rumah sakit.
Memuat…
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














