Rabu, 23 September 2026 – 00:15 WIB
Banjarmasin, VIVA – Basarnas mengatakan tim penyelam gabungan berhasil menembus akses sejumlah kamar korban kecelakaan kapal motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, dengan memecahkan jendela kamar dan menemukan banyak jenazah korban kecelakaan yang terperangkap di dalamnya.
Tim Penyelam Menembus Kamar KM Virgo Transport 8, Banyak Jenazah Ditemukan Terjebak
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku Koordinator Misi SAR mengatakan, pencarian saat ini difokuskan pada lambung kapal, khususnya ruang penumpang karena tim menemukan banyak penumpang yang terjebak di dalam bangkai kapal tersebut.
“Fokus ke situ, kita lihat banyak penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi kita coba menarik beberapa korban dengan menggunakan tali tapi tidak bisa. Sepertinya ada korban yang terjebak di dalam kapal atau apa penyebabnya. Nah besok dilanjutkan. Mudah-mudahan besok evakuasi lancar,” kata Putu dalam jumpa pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa malam.
![]()
Basarnas menemukan sesosok jenazah di perairan Kalimantan Tengah yang diduga korban kapal Virgo Transport 8
Dijelaskannya, tim penyelam gabungan yang terdiri dari Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur lainnya telah memecahkan kaca jendela di beberapa ruangan untuk membuka akses ruangan tempat korban terjebak di dalam kapal.
Pada Selasa pagi tim penyelam gabungan sebelumnya berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban tewas dari bangkai kapal.
![]()
3 Lagi Ditemukan, Korban Meninggalnya Kapal Angkut Virgo 8 hingga 18 Orang – 117 Masih Hilang
Sementara itu, sejumlah korban lainnya yang berhasil dilihat penyelam belum bisa dievakuasi karena air mulai keruh pada sore hari dan arus laut yang semakin deras.
“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena arus yang cukup deras. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban yang sudah terlihat,” ujarnya.
Putu mengatakan, proses evakuasi akan dilanjutkan pada Rabu (23/9) dari pagi hingga sore hari dengan harapan kondisi cuaca lebih baik dan arus laut lebih tenang sehingga tim penyelam gabungan bisa lebih banyak melakukan proses evakuasi di dalam lambung kapal.
Tim SAR gabungan akan fokus mencari kompartemen, khususnya kamar tidur penumpang kelas ekonomi dan kelas eksekutif, kemudian mempertimbangkan pencarian kendaraan di atas kapal jika kondisi memungkinkan dan aman bagi penyelam.
Halaman Berikutnya
Kendaraan di kapal saling tumpang tindih karena posisi kapal tidak normal. Kalau bisa dan aman pasti kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas, kata Putu Sudayana.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














