Tak mau berkolaborasi dengan Anies, PDIP tetap bisa memenangkan Pilpres 2029

- Redaksi

Senin, 21 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Guru Besar Pemikiran Islam Hasyim Muhammad kembali mengutarakan pandangannya bahwa PDIP berpeluang memenangkan Pilpres 2029 jika bersedia berkoalisi dengan Anies Baswedan.

Meski demikian, Hasyim mengaku usulan tersebut mendapat banyak kritik dari pendukung PDIP. Oleh karena itu, menurutnya, jika partai berlambang banteng itu tak mau berkoalisi dengan Anies, masih ada opsi lain yakni bergabung dengan Presiden Prabowo Subianto dengan menempatkan kader PDIP sebagai calon wakil presiden.

“Seperti yang sudah sering saya sampaikan, PDIP berpeluang memenangkan Pilpres 2029 jika mau bersatu dengan Anies Baswedan. Banyak pendukung PDIP yang mencemooh usulan saya,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (21/9).

Oke, kalau tidak mau gabung Anies, PDIP masih bisa menang di Pilpres 2029 kalau gabung dengan Prabowo, tapi jadi cawapres dulu, imbuhnya.

Hasyim lantas menyinggung kemungkinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong Prabowo untuk menggandeng kader PDIP sebagai calon wakil presiden, namun tidak lagi mengusung putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2029.

Menurut dia, skenario politik itu bisa terjadi jika Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berdamai jelang Pilpres 2029.

“Jika skenario ini diambil oleh Jokowi dan Megawati menerimanya, maka Jokowi akan membuktikan bahwa dirinya tidak berambisi membangun dinasti. Pada tahun 2029, Gibran tidak lagi menjabat dan tidak mengikuti pemilihan presiden,” kata Hasyim.

Baca Juga: Skenario Mengejutkan 2029: Gibran Mundur, Kader PDIP Jadi Cawapres Prabowo

Menurut Hasyim, langkah tersebut tidak akan merugikan Jokowi. Padahal, jika Gibran fokus meningkatkan PSI sepanjang periode 2029-2034, sentimen negatif terhadap Jokowi berpotensi mereda. Kondisi itu dinilai akan menguntungkan elektabilitas Gibran jelang Pilpres 2034.

“Tahun 2034 kalau mau melanjutkan skenario: Pramono-Gibran mungkin punya peluang besar,” ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Antisipasi Keracunan MBG Seperti di Kediri-Tulungagung, Kapolres Blitar Periksa SPPG
BMKG: Cuaca Pelabuhan Biak Berawan, Gelombang Rendah 22-23 September
Pemprov DKI Pastikan Jalur Sepeda yang Dibangun Anies Tidak Dihapus, Kata Rano Karno
Tier List Star Sailors Terbaru Juli 2026
Media Kebudayaan Indonesia | Sinergi TNI AL dan Basarnas, Lanal Banjarmasin Perkuat Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8
Seven In One Mendorong Kepatuhan Warga Terhadap Pemutakhiran Data Kependudukan
171 Posyandu dan 47 UPKDK Perkuat Layanan Kesehatan Payakumbuh
Dokter Tifa Ungkap Ada Dua Jokowi: Satu Mulyono Jadi Presiden, Satu Joko Widodo Kuliah di UGM
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Antisipasi Keracunan MBG Seperti di Kediri-Tulungagung, Kapolres Blitar Periksa SPPG

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

BMKG: Cuaca Pelabuhan Biak Berawan, Gelombang Rendah 22-23 September

Selasa, 22 September 2026 - 16:34 WIB

Pemprov DKI Pastikan Jalur Sepeda yang Dibangun Anies Tidak Dihapus, Kata Rano Karno

Selasa, 22 September 2026 - 16:17 WIB

Tier List Star Sailors Terbaru Juli 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WIB

Media Kebudayaan Indonesia | Sinergi TNI AL dan Basarnas, Lanal Banjarmasin Perkuat Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru

Headline

Tier List Star Sailors Terbaru Juli 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:17 WIB