JAKARTA, AFU.ID — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi tak lazim anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, mendadak viral dan memicu perdebatan sengit di media sosial. Mantan pebalap mobil nasional yang kini menjabat sebagai wakil rakyat periode 2024-2029 mewakili daerah pemilihan Jawa Timur V (Malang Raya) itu tertangkap kamera sedang asyik melakukan video call di tengah-tengah Komisi DPR RI.
Dalam potongan video yang beredar luas di media sosial, Sabtu (19/9/2026), Moreno terlihat duduk di kursi ruang sidang tepat di samping anggota DPR lainnya yang sedang menyampaikan pandangannya. Pria berusia 43 tahun itu terlihat tersenyum, tertawa, bahkan menjulurkan lidah ke layar ponselnya sebelum akhirnya memperlihatkan layar ponselnya ke suasana pertemuan.
Aksi santai di tengah ruang sidang terhormat yang sedang membahas urusan masyarakat dan industri pertambangan strategis nasional ini langsung menuai kritik tajam dari netizen yang menilai sikap tersebut tidak sopan dan tidak mencerminkan etika sidang formal. “MALU!!! RDP dibiayai pajak rakyat. Kursi yang didudukinya bukan warisan, itu amanah. Kalau tak niat mendengarkan, atau tak mampu memahami materi hilir, lebih terhormat keluar saja. Jangan jadikan forum kenegaraan sebagai latar untuk menggoda di video call,” kritik akun @NenkMonica di X.
Makanya anggota MPR/DPR/DPD tidak perlu digaji mahal dengan tunjangan selangit dan tidak perlu diberikan pensiun seumur hidup. Ckp dikasih gaji 5x UMR (misalnya),” kata akun @pink78303.
“Rapat resminya kok nyesek banget?,” ucap @anNOOR90. Memang sangat digandrungi oleh masyarakat negeri itu yang sungguh-sungguh dan ikhlas datang ke TPS saat pemilu legislatif dan presiden, sedangkan orang yang terpilih hanya main-main saja menurutku, “imbuh akun @mustf_hs·
Menanggapi gelombang kritik yang ditujukan kepadanya, Moreno Soeprapto langsung menyampaikan klarifikasi resmi dan permintaan maaf terbuka atas tindakannya yang menjadi perhatian masyarakat luas. Politisi jebolan Hubungan Internasional Universitas Paramadina ini menjelaskan, video call tersebut dilakukan secara spontan menanggapi anak yang baru keluar dari rumah sakit tersebut.
“Maaf, itu VC bersama anak saya yang hari itu baru keluar dari rumah sakit bersama kakak perempuan saya,” kata Moreno saat memberikan keterangannya.
Adik Ananda Mikola sekaligus putra Tinton Soeprapto itu juga menegaskan, video call singkat tersebut tidak dilakukan saat pembahasan materi penting sedang berlangsung tanpa kontribusinya. Moreno mengaku panggilan telepon tersebut dilakukan sesaat setelah dirinya selesai menyampaikan interupsi berupa pandangan kritis dan masukan atas pemaparan yang disampaikan pimpinan MIND ID. “Dan setelah selesai saya memberikan pandangan dan masukan saya terhadap presentasi dari MIND ID,” pungkas Moreno. (MERUSAK)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














