BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima MBG

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (Lentera) – Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 1.653 sekolah dari daftar penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan akan dipindahkan ke daerah yang lebih membutuhkan, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami umumkan 1.653 sekolah ditetapkan tidak lagi menerima MBG dan pelayanan akan semakin diarahkan kepada kelompok yang membutuhkan, termasuk daerah 3T dan daerah yang kebutuhan intervensi gizinya tinggi karena status stunting yang tinggi dan sangat tinggi,” kata Kepala BGN Sudaryono saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Sudaryono mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menyasar penerima manfaat MBG. Program akan semakin diarahkan pada kelompok yang memerlukan intervensi gizi, khususnya daerah dengan angka stunting yang tinggi.

Ia menegaskan, berkurangnya jumlah penerima manfaat akibat evaluasi ini bukan berarti program MBG terhenti. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari perbaikan agar perluasan program lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Jadi perbedaan sasaran penerima manfaat bukan berarti program berhenti, ini bagian dari proses perbaikan agar perluasan MBG lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya seperti dilansir Inews.

Sudaryono mengatakan BGN akan memprioritaskan layanan MBG di daerah 3T dan daerah dengan angka stunting tinggi. Perluasan layanan akan dimulai dari wilayah luar Pulau Jawa sebelum dilanjutkan ke wilayah lain yang dianggap membutuhkan.

“Mulai dari luar Jawa lalu kita ke daerah lain yang memang membutuhkan, termasuk di dalam Pulau Jawa, kita mulai tahapannya dari yang paling membutuhkan dulu,” ujarnya.

Redaktur: Lutfiyu Handi

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November
Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:45 WIB

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Berita Terbaru